- kolase tvOnenews
Bertaubat hingga Mualaf, Ini 5 Kasus Mengerikan Hercules Si Preman Tanah Abang Fenomenal yang Berbahaya
tvOnenews.com – Hercules atau Rosari de Marshall adalah sosok fenomenal yang dikenal sebagai preman Tanah Abang. Bak makanan sehari-hari, keluar masuk penjara adalah hal yang biasa untuk Hercules.
Dikenal sebagai sosok berbahaya, Hercules kini dikabarkan bertaubat hingga mualaf. Apa penyebabnya? Sebelumnya, Hercules dikenal dengan 5 kasus fenomenal mengerikan.
Jawara Tanah Abang itu sempat menceritakan kisah hidupnya yang berkali-kali berhadapan dengan kematian mulai dari dikeroyok massa hingga dibacok orang dengan celurit.
Tak hanya itu, Hercules bahkan mengalami salah satunya matanya ditembak dari jarak satu meter dengan senjata F46.
“Itu satu meter pakai F46. Alhamdulillah cuma matanya (yang tertembak),” sambungnya disambut gelak tawa.
Hercules lalu mengungkapkan alasan dirinya bertaubat yakni dia merasa kehidupan manusia hanya sementara, sedangkan dirinya telah melakukan banyak kejahatan bahkan menghabisi nyawa orang lain.
“Ya karena begini, kita hidup ini sementara. Kalau bicara tangan kotor, tangan saya ini sudah kotor sekali, sudah berdarah-darah lah. Sekarang umur kita ini mau sampai kapan?” ujar Hercules.
Berikut ini 5 Kasus Kriminal Hercules yang Fenomenal.
1. Kasus Pemerasan di Kembangan
Kasus lainnya, pria yang dikenal sangar ini kembali ditangkap polisi pada maret 2013. Kali ini, ia dicokok terkait kasus pemerasan di Kembangan, Jakarta Barat. Hercules dijerat pasal 160 tentang penghasutan dan pasal 214 karena melawan petugas saat ditangkap.
Dia kemudian divonis 4 bulan penjara. Belum lama menghirup udara bebas, Hercules ditangkap tim pemburu preman Polres Jakarta Barat pada Agustus 2013 terkait aksi pemerasan sepanjang 2006-2013.
2. Penguasaan Lahan di Kalideres
Hercules pernah ditangkap atas kasus penyerangan kompleks ruko di Jakarta Barat. Preman Tanah Abang itu ditangkap polisi pada Rabu (21/11/2018).
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Rabu (21/11/2018) mengungkapkan Hercules ditangkap terkait penguasaan lahan terhadap PT Nila Alam di Kalideres, Jakarta Barat, sejak Agustus hingga November 2018.