news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Partai Buruh.
Sumber :
  • IST

Soal Kedaulatan Pangan Penting, Partai Buruh Tak Hanya Omon-omon

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan pihaknya tidak hanya 'omon-omon' alias omong-omong soal kedaulatan pangan. 
Selasa, 9 Januari 2024 - 16:28 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan pihaknya tidak hanya 'omon-omon' alias omong-omong soal kedaulatan pangan. 

Menurutnya, ketersediaan pupuk, benih, dan tanah adalah satu napas untuk petani. Oleh karena itu, hal tersebut harus menjadi tanggung jawab negara. 

Hal itu disampaikan Said Iqbal seusai kegiatan Tanam Serentak di 427 hektare sawah yang diadakan Serikat Petani Indonesia (SPI) di Desa Sukamulya, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (9/1/2024)

"Subsidi bukan kepada pabrik-pabrik pupuk dan sentra-sentra benih oleh korporasi. Subsidi itu untuk membangun daulat pangan," kata Said Iqbal dalam keterangan yang diterima.

Said mencontohkan SPI telah berhasil mencetuskan kawasan daulat pangan di Tuban, Jawa Timur.

Diamenyebutkan di kawasan tersebut diterapkan agroekologi dan memanfaatkan pupuk kompos dari kandang-kandang sapi di sekitar sawah dialirkan ke sawah-sawah, tidak menggunakan pestisida.

"Kemudian benihnya adalah benih lokal akhirnya hasil yang dicapai adalah tiga kali lipat. Jadi, Partai Buruh bukan sekedar omon-omon. Partai buruh sudah bertindak melalui inisiatornya Serikat petani Indonesia bukan omon-omon," tambahnya.

Selain itu, Said Iqbal juga menyebutkan saat ini konflik agraria yang paling utama dihadapi petani ialah pengadaan benih dan pupuk.

"Jadi, Tuban adalah salah satu proyek percontohan. Hari ini SPI juga memulai di Desa Sukamulya," jelasnya.

Said Iqbal berjanji jika Partai Buruh menang pemilu, pihaknya akan menyerahkan tanah seluas 12 juta hektare kepada petani untuk kedaulatan pangan dan agroekologi 

"Dan koperasi-koperasi semacam dulu dihidupkan lagi, tapi koperasi ini bukan seperti zaman orde Baru yang mengelola adalah negara dan elite kota yang masuk ke desa. Namun, dioperasi dan dikelola langsung oleh para petani," pungkasnya. (lpk/ebs)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:40
03:36
01:00
01:21
03:05
02:53

Viral