GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KSPI Tunda Demo Akbar, Buruh Minta UMP 2026 Naik hingga 10,5%

Buruh minta kenaikan UMP 2026 hingga 10,5%. Demo ditunda, tapi mogok nasional akan digelar jika pemerintah memutuskan kenaikan terlalu rendah.
Senin, 24 November 2025 - 17:17 WIB
Demo buruh di DPR, Senin (22/9/2025)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh resmi menunda aksi besar-besaran yang rencananya digelar di sekitar Istana Merdeka dan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (24/11/2025). Penundaan dilakukan setelah pemerintah menunda pengumuman kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, yang semestinya diumumkan pada 21 November lalu.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan aksi akan tetap dilaksanakan apabila keputusan pemerintah tidak memenuhi harapan buruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Demo akan tetap digelar satu hari sebelum dan satu hari setelah pengumuman bila kenaikan UMP 2026 tidak sesuai tuntutan,” tegasnya.

Selain demonstrasi, buruh juga menyiapkan mogok nasional yang disebut akan melibatkan 5 juta pekerja dari 5.000 pabrik di lebih dari 300 kabupaten/kota di Indonesia.

Buruh Ajukan 3 Opsi Kenaikan UMP 2026

KSPI dan Partai Buruh telah mengajukan tiga skema kenaikan upah minimum berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi terkini:

Opsi Kenaikan Dasar Perhitungan
Opsi 1 8,5–10,5% Inflasi 3,26% + pertumbuhan ekonomi 5,2% (indeks tertentu 1,0–1,4)
Opsi 2 7,77% Inflasi 2,65% + pertumbuhan ekonomi 5,12% (indeks 1,0)
Opsi 3 6,5% Menyelamatkan daya beli, sesuai kenaikan UMP 2025

Menurut Said Iqbal, opsi pertama merupakan rekomendasi utama karena mempertimbangkan pemulihan daya beli buruh serta potensi pertumbuhan ekonomi daerah.

Buruh Tolak Kenaikan Kecil: “Hanya Naik Rp90 Ribu per Bulan”

KSPI menilai kenaikan UMP versi pemerintah terlalu kecil dan tidak mampu mengejar kenaikan harga kebutuhan hidup.

“Rata-rata UMP nasional sekitar Rp3 juta. Jika kenaikan hanya Rp90 ribu per bulan, itu sangat jauh dari kebutuhan buruh dan keluarganya,” ujar Said.

Ia menegaskan, bila pemerintah memakai indeks tertentu 0,2–0,7 dalam formula penetapan UMP, maka gerakan buruh akan makin besar dan masif.

Aksi Damai, Tapi Berujung Mogok Nasional Jika Perjuangan Gagal

Said menekankan bahwa perjuangan akan tetap dilakukan sesuai aturan hukum:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Anti-kekerasan

  • Anti-anarkisme

  • Koordinasi dengan aparat sesuai UU Serikat Pekerja dan UU Penyampaian Pendapat di Muka Umum

KSPI memperkirakan 15.000 massa akan turun ke jalan di Jakarta pada aksi puncak mendatang. Aksi serupa juga digelar di berbagai daerah seperti Bandung dan Banten.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gibran Akui Progres Pembangunan MRT Fase 2A Berjalan Cepat

Gibran Akui Progres Pembangunan MRT Fase 2A Berjalan Cepat

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan MRT Fase 2A atau jalur Bundaran Hi hingga Kota. Dia didampingi oleh Gubernur DKI Jakarta
Diduga Palsukan Gelar Insinyur, Lima Dokter Spesialis Polisikan Menkes Budi Gunadi Sadikin

Diduga Palsukan Gelar Insinyur, Lima Dokter Spesialis Polisikan Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh lima dokter spesialis terkait dugaan pemalsuan penggunaan gelar insinyur.
KDM Wacanakan Jalan Provinsi Jabar Berbayar, Dedi Mulyadi: Sistem Pembayarannya Digital

KDM Wacanakan Jalan Provinsi Jabar Berbayar, Dedi Mulyadi: Sistem Pembayarannya Digital

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau akrab disapa dengan KDM mewacanakan penerapan jalan provinsi berbayar di Jabar sebagai pengganti pajak kendaraan
Hari Ini KPK Panggil Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing

Hari Ini KPK Panggil Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait kasus dugaan korupsi berupa benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Rupiah Tembus Rp17.500, Puan Maharani Bakal Panggil Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menkeu Purbaya

Rupiah Tembus Rp17.500, Puan Maharani Bakal Panggil Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menkeu Purbaya

Ketua DPR RI Puan Maharani berencana akan memanggil Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menkeu Purbaya setelah rupiah tembus Rp17.500 per dolar AS.
Punya Potensi Jadi Wisata Unggulan Jabar, KDM akan Sulap Kawasan Batik Trusmi Cirebon Seperti Malioboro

Punya Potensi Jadi Wisata Unggulan Jabar, KDM akan Sulap Kawasan Batik Trusmi Cirebon Seperti Malioboro

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM berencana mengubah wajah kawasan Batik Trusmi di Kabupaten Cirebon menjadi pusat wisata seperti Malioboro

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Kehadiran sosok Megawati Hangestri harus diakui memang memberikan efek besar untuk Hyundai Hillstate dan para pemainnya terutama Jordan Wilson. Sebab popularitas mereka langsung melejit jelang Liga Voli Korea 2026-2027 lalu.
Selengkapnya

Viral