news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

IDAI keluarkan rekomendasi terbaru untuk vaksinasi COVID-19 anak.
Sumber :
  • Foto oleh CDC dari Unsplash

Ini Rekomendasi Terbaru dari IDAI Terkait Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) kembali mengeluarkan rekomendasi terbaru mengenai vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun per 16 Desember 2021.
Jumat, 17 Desember 2021 - 18:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan rekomendasi terbaru untuk vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun per 16 Desember 2021.

“Ada beberapa perubahan terkait dengan beberapa penemuan atau hasil diskusi dengan banyak pihak. Dari rekomendasi sebelumnya, yaitu yang bulan November, pemutakhiran 16 Desember ini ada beberapa perubahan,” kata Ketua Umum IDAI dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) saat konferensi pers virtual, Jumat (17/12/2021).

Saat ini IDAI merekomendasikan anak dengan penyakit kormobid seperti kondisi kronis yang stabil boleh diberikan imunisasi setelah mendapat rekomendasi dari dokter yang merawatnya. Menurut IDAI, mereka mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi jika terinfeksi Covid-19.

“Di lapangan itu anak-anak dengan kondisi yang kronis seringkali ditolak, tapi IDAI justru menguatkan bahwa anak-anak dengan kronis tapi stabil, misalnya penyakit jantung bawaan tapi dia kondisinya stabil, diabetes melitus tapi gula darahnya terkontrol, atau kondisi autoiumun terkontrol, yang seperti ini justru harus mendapatkan vaksinasi karena kalau mereka kena Covid-19 risikonya lebih tinggi,” terang Piprim.

Selain itu, anak yang telah sembuh dari Covid-19, termasuk yang mengalami long Covid-19, perlu dilakukan vaksinasi Covid-19. Namun pada anak yang menderita Covid-19 derajat berat atau MIS-C (Multi System Inflammantory Syndrome in Children) maka pemberian vaksinasi Covid-19 ditunda 3 bulan, sementara pada derajat ringan hingga sedang dapat ditunda 1 bulan.

IDAI juga merekomendasikan anak dengan kebutuhan khusus, anak dengan gangguan perkembangan dan perilaku, dan anak di panti asuhan/perlindungan perlu mendapat vaksinasi Covid-19 melalui pendekatan khusus untuk pelaksanaannya.

Terakhir, jika sebelumnya jarak pemberian vaksin Covid-19 dengan vaksin lainnya minimal 4 minggu, kini IDAI merekomendasikan minimal 2 minggu.

“Karena vaksin Covid-19 seperti Sinovac, Coronavac, atau vaksin biofarma, termasuk vaksin mati maka tidak masalah dengan jarak 2 minggu,” kata Piprim.

Ketua Satgas Imunisasi IDAI Prof Dr dr Hartono Gunardi, SpA(K) mengatakan program vaksinasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sebaiknya dilakukan terlebih dahulu. Namun apabila sekolah telah mendatangkan vaksin Covid-19, maka tidak masalah anak diberikan vaksin Covid-19 terlebih dahulu dan setelah 2 minggu kemudian dilakukan imunisasi BIAS.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral