- istimewa - Antara
Satgas UU Cipta Kerja Apresiasi Perempuan Pemilik Usaha Mikro
“Maka sosialisasi yang lebih segmented menurut saya sangat penting, serta harus ada coaching clinic yang rutin, agar ibu-ibu yang gaptek (gagap teknologi) bisa daftar dan dibantu di sana," kata Asmita.
Masukan dari Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Sonniya, agar pemerintah baik pusat dan daerah bisa berkolaborasi lebih lanjut dengan organisasi-organisasi keagamaan di Indonesia.
“Kami juga mengurus UMKM di berbagai remote area, dan memang masalahnya terkait adanya ketidaksinambungan antara aturan di pusat dengan daerah," kata Sonniya pula.
Sebelumnya, Satgas Percepatan Sosialisasi UU Cipta Kerja juga menyelenggarakan Focus Group Discussion yang mengusung tema, “Kemudahan Berusaha bagi Perempuan Pelaku Usaha Mikro Kecil”, di Jakarta, Rabu (7/8).
FGD itu dihadiri oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Fatayat Nahdlatul Ulama, Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat.
Selain itu, dihadiri pula Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), PT Grab Teknologi, GoTo (Gojek - Tokopedia), Bank Rakyat Indonesia, Permodalan Nasional Madani, Bank Negara Indonesia, serta PT HM Sampoerna. (ant/aag)