- ist
Handala Hack, Peretas Iran Disebut Lancarkan 3 Operasi Besar ke Israel
Dari gambar yang Handala Hack bagikan, menunjukkan Pressure Vessel (tabung tekanan) yang merupakan alat bawah laut Israel. Kemudian gambar tampilan server Manager Windows yang digunakan untuk mengatur sistem jaringan skala besar dan canggih.
Server berfungsi untuk mengaktifkan banyak layanan jaringan dan administratif, artinya ini bagian dari infrastruktur militer digital tingkat tinggi.
Serta gambar ketiga yakni peta gedung-gedung penting di wilayah Israel.
Kemudian operasi peretasan ketiga yakni, peretasan terhadap perusahaan Aerodreams. Perusahaan ini diduga terlibat dalam program drone rahasia, pelatihan pilot elite, dan logistik militer rahasia Israel.
Para hacktivist mengatakan: “400GB data internal sudah ada di tangan kami, dan sebentar lagi akan dilihat semua orang.”
Struktur Udara dan Militer Israel
Operasi peretasan ketiga disebut-sebut sebagai operasi peretasan terpenting, karena kelompok hacker ini berhasil menyingkap struktur udara dan militer Israel.
Salah satu bocoran adalah peta CVFR (Controlled Visual Flight Rules) wilayah udara Israel utara. Dimana peta ini menunjukkan rute penerbangan sipil dan militer, lokasi bandara dan landasan, arah magnetik dan petunjuk navigasi. Serta instruksi dalam bahasa Ibrani soal batasan udara, cara masuk wilayah Udara dan komunikasi radio.
- ist
Melalui operasi peretasan ketiga, para hacker ini juga mengungkap peta jalur penerbangan yang mencakup wilayah Israel dan wilayah Palestina. Peta ini sangat vital bagi pergerakan Udara Israel, karena mencakup rute udara militer dan sipil, zona larangan terbang, area latihan militer serta area wilayah sipil dan militer.
"Mereka juga membocorkan identitas diplomat yang jadi perantara perusahaan dan bekerja untuk Kementerian Luar Negeri Israel dan misi diplomatik di luar negeri," tulis @Ben3atha.
Diketahui, perang Israel-Iran sedang terjadi. Muasalnya adalah serangan rudak Rezim Zionis Israel ke teritori Iran, pada 13 Juni lalu
Panglima militer Iran, atas perintah pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei meluncurkan balasan ke wilayah Israel dengan meluncurkan rudal balistik dan pesawat nirawak ke Tel Aviv, Yerusalem, Haifa, dan sasaran lain.(ito)