news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dosen keperawatan Erni Yuniati yang dibunuh oknum polisi di Jambi bernama Bripda Waldi.
Sumber :
  • Instagram @dokpim.bungo

Detik-Detik Pembunuhan Dosen Wanita di Jambi oleh Oknum Polisi Terungkap, Jam Setengah 3 Pagi Bripda Waldi Lakukan...

Detik-detik pembunuhan dosen di Jambi, Erni Yuniati (37) oleh ekasihnya yang adalah oknum polisi anggota Polres Tebo, Bripda Waldi (22) diungkapkan polisi.
Rabu, 5 November 2025 - 06:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap detik-detik pembunuhan dosen di Jambi bernama Erni Yuniati (37) oleh kekasihnya yang merupakan oknum polisi, Bripda Waldi (22) di kediamannya.

Warga Muara Bungo, Jambi digegerkan oleh penemuan jasad seorang wanita di kediamannya dengan kondisi sangat mengenaskan, Sabtu (1/11/2025) lalu.

Wanita tersebut kemudian diketahui adalah dosen Institut Administrasi dan Kesehatan (IAKSS) Setih Setio bernama Erni Yuniati. Adapun orang yang pertama kali menemukan jasadnya adalah tetangganya sendiri.

Kolase Bripda Wali dan Dosen Jambi Erni Yuniati
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi, ternyata dosen wanita itu dibunuh oleh seorang anggota Polres Tebo bernama Bripda Waldi.

Saat ini, pihak kepolisian juga telah mengamankan Bripda Waldi serta sejumlah barang bukti dilengkapi keterangan saksi.

Polisi muda itu pun sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dosen wanita tersebut.

Pemeriksaan polisi sejauh ini menunjukkan kronologi kejadian sebelum nyawa sang dosen wanita melayang.

Kapolres Natalena Eko Cahyono mengungkapkan, pelaku kini sudah mengakui perbuatannya.

Kepada polisi, Bripda Waldi membenarkan bahwa ia dan sang dosen adalah pasangan kekasih.

Menurut polisi, keduanya sudah saling mengenal sejak April 2025 dan berujung menjadi kekasih.

H-1 sebelum pembunuhan dilakukan, Bripda Waldi dan Erni berjanji untuk bertemu. Meski demikian, tak dijelaskan alasan pertemuan keduanya itu.

"Jadi, diawali dari pertemuan antara pelaku dan korban. Pada H-1 terjadinya peristiwa itu, diawali dengan pertemuan antara pelaku dengan korban yang sempat membeli makanan pada pukul 23.30 malam," kata Natalena, dikutip Selasa (4/11/2025).

Setelah selesai membeli makan, keduanya memasuki rumah korban hingga keesokan harinya.

Natalena menyebut, sampai saat itu tidak ada cekcok antara pasangan kekasih tersebut.

Namun, kondisi mulai berubah ketika memasuki pukul setengah 3 pagi.

"Pada pukul setengah 3 itu, baru terjadinya peristiwa konflik," katanya.

Bripda Waldi merasa sakit hati dengan ucapan yang dilontarkan oleh kekasihnya itu.

Bripda Waldi digiring polisi.
Sumber :
  • Tim tvOne/Darlianto

 

Berdasarkan barang bukti yang ditemukan, setelah membunuh sang dosen, Bripda Waldi juga diduga melakukan pemerkosaan kepada korban.

Hal ini disimpulkan polisi karena menemukan adanya sperma di celana dalam korban.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral