- Tim tvOnenews
Ramai Dibahas, Ini Arti Ptosis yang Dijelaskan Tompi Terkait Penampilan Wapres Gibran yasng Disinggung Pandji
1. Ptosis bawaan (kongenital)
Terjadi sejak lahir akibat perkembangan otot kelopak mata yang tidak sempurna. Kondisi ini bersifat anatomis dan bukan penyakit menular.
2. Faktor usia
Seiring bertambahnya usia, otot dan jaringan penyangga kelopak mata dapat melemah secara alami.
3. Penyakit dan gangguan saraf, seperti:
-
Myasthenia gravis
-
Distrofi otot
-
Stroke
-
Tumor atau aneurisma otak
-
Sindrom Horner
4. Faktor eksternal, antara lain:
-
Cedera mata
-
Efek samping operasi mata
-
Efek suntikan botox di area sekitar mata
-
Infeksi atau tumor kelopak mata
Tompi menegaskan bahwa pada kasus orang dewasa seperti Gibran, ptosis yang dialami tergolong ringan dan tidak berbahaya.
Apakah Ptosis Berbahaya?
Ptosis tidak selalu berbahaya, terutama jika bersifat ringan dan bawaan sejak lahir. Namun, ptosis yang muncul secara tiba-tiba dapat menjadi tanda gangguan serius pada otak atau saraf, sehingga perlu pemeriksaan medis lebih lanjut.
Karena itu, dokter mata biasanya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan penyebab ptosis, termasuk mengevaluasi fungsi saraf dan otot mata.
Penanganan dan Perawatan Ptosis
Penanganan ptosis bergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Tujuan utama perawatan adalah memperbaiki fungsi penglihatan dan kenyamanan pasien.
Beberapa opsi penanganan ptosis meliputi:
-
Observasi medis, untuk ptosis ringan tanpa gangguan penglihatan
-
Kacamata khusus, yang membantu mengangkat kelopak mata
-
Operasi kelopak mata, untuk memperkuat otot levator atau menghilangkan kelebihan kulit
Pada anak-anak dengan ptosis bawaan, tindakan operasi sering disarankan lebih dini untuk mencegah gangguan penglihatan permanen.
Penjelasan Tompi dan Sorotan Publik
Pernyataan Tompi menjadi viral setelah ia mengunggah pandangannya di media sosial. Ia menegaskan bahwa kritik, satire, dan humor adalah hal sah dalam demokrasi, namun menertawakan kondisi fisik bawaan bukanlah bentuk kritik yang cerdas.
Penjelasan soal ptosis ini sekaligus membuka wawasan publik bahwa tidak semua penampilan fisik mencerminkan kondisi kesehatan, kelelahan, atau kompetensi seseorang. Dalam konteks ini, ptosis adalah kondisi medis yang perlu dipahami secara objektif, bukan dijadikan bahan stigma. (nsp)