- Rika Pangesti/tvOnenews.com
Profil Eggi Sudjana, Sosok yang Bertemu Jokowi Usai Kasusnya Dihentikan Polisi
Jakarta, tvOnenews.com - Eggi Sudjana dikenal sebagai salah satu aktivis nasional yang kerap muncul dalam dinamika politik dan hukum Indonesia. Sosok yang akrab disapa Bang Eggi ini memiliki latar belakang sebagai advokat, pengusaha, serta tokoh pergerakan umat yang aktif menyuarakan pandangan kritis terhadap kebijakan publik.
Profil Eggi Sudjana semakin dikenal publik sejak ia beberapa kali maju dalam kontestasi politik daerah, terlibat dalam tim pemenangan pemilihan presiden, hingga belakangan terseret dalam kasus hukum yang kini telah dihentikan penyidikannya.
Latar Belakang dan Pendidikan Eggi Sudjana
Nama lengkap Dr. Eggi Sudjana, S.H., M.Si. Ia dikenal sebagai advokat dan aktivis yang vokal sejak era reformasi. Dalam berbagai kesempatan, Eggi Sudjana sering menyuarakan isu penegakan hukum, keadilan sosial, hingga peran umat Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain aktif sebagai praktisi hukum, Eggi Sudjana juga menjabat sebagai Presiden Perkumpulan Pengusaha Muslim Indonesia (PPMI), sebuah organisasi yang mendorong penguatan ekonomi umat berbasis kewirausahaan dan keumatan.
Perjalanan Politik Eggi Sudjana
Dalam dunia politik, Eggi Sudjana tercatat pernah mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat pada Pemilihan Gubernur 2013. Namun, langkah politik Eggi kala itu terhenti di tahap verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.
Tidak berhenti di situ, Eggi Sudjana kembali mencoba peruntungan di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2013. Kali ini, Eggi lolos sebagai calon gubernur Jawa Timur periode 2013–2018, meski pada akhirnya tidak memenangkan kontestasi tersebut.
Langkah politik Eggi Sudjana menunjukkan konsistensinya dalam terlibat langsung dalam proses demokrasi, bukan hanya sebagai aktivis atau pengamat, tetapi juga sebagai peserta dalam pemilihan kepala daerah.
Peran Eggi Sudjana dalam Pilpres 2014
Nama Eggi Sudjana kembali mencuat secara nasional pada Pemilihan Presiden 2014. Ia terlibat dalam tim sukses Prabowo Subianto, yang saat itu diusung oleh koalisi Partai Gerindra, PAN, PKS, PPP, PKB, Golkar, dan Partai Demokrat.
Setelah pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa kalah dalam Pilpres 2014, Eggi Sudjana menjadi bagian dari tim kuasa hukum yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Ia tergabung dalam Tim Pembela Merah Putih bersama sejumlah pengacara lain untuk mewakili Prabowo-Hatta dalam sengketa hasil pemilu.
Peran tersebut semakin mengukuhkan posisi Eggi Sudjana sebagai figur yang aktif di persimpangan antara dunia hukum dan politik nasional.
Kasus Hukum Eggi Sudjana dan SP3
Belakangan, nama Eggi Sudjana kembali menjadi sorotan publik setelah dirinya sempat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, status hukum Eggi kini berubah setelah kepolisian menerbitkan surat penghentian penyidikan (SP3).
Menanggapi hal tersebut, Eggi Sudjana menegaskan bahwa pertemuannya dengan Jokowi di Solo beberapa waktu lalu bukan bertujuan meminta maaf, melainkan untuk menegakkan kebenaran melalui dialog.
“Saya tidak pernah mengajukan restorative justice lebih dulu. RJ itu kesepakatan. Tidak bisa saya mohon, tidak bisa juga Pak Jokowi yang mohon,” ujar Eggi Sudjana saat ditemui di Terminal IIF Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (16/1/2026).
Menurut Eggi Sudjana, penyelesaian konflik hukum harus ditempuh melalui dialog dan tabayun, sesuai dengan prinsip keadilan dalam ajaran Islam. Ia menilai penetapannya sebagai tersangka sebelumnya tidak sesuai prosedur hukum, mengingat dirinya adalah advokat yang dilindungi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 serta belum pernah menjalani pemeriksaan sebelum ditetapkan sebagai tersangka.
Eggi Sudjana dan Restorative Justice
Dalam pertemuannya dengan Jokowi, Eggi Sudjana menyampaikan pentingnya pendekatan restorative justice sebagai jalan damai dalam menyelesaikan konflik. Namun, ia menegaskan bahwa pendekatan tersebut bukan permohonan sepihak, melainkan harus dilandasi kesepakatan kedua belah pihak.
Eggi Sudjana juga membantah anggapan bahwa dirinya datang untuk meminta maaf. Menurutnya, tidak pernah ada pembicaraan mengenai permintaan maaf dalam pertemuan tersebut.
Sebelumnya, kuasa hukum Eggi Sudjana, Elida Netty, mengakui bahwa dirinya menginisiasi pertemuan antara kliennya dan Jokowi. Tujuannya adalah membuka ruang komunikasi dan menawarkan opsi restorative justice atas perkara yang menjerat Eggi.
Sosok Eggi Sudjana di Mata Publik
Dengan latar belakang sebagai advokat, aktivis, tokoh pengusaha Muslim, hingga figur politik, Eggi Sudjana dikenal sebagai sosok yang kerap tampil lantang dalam isu-isu hukum dan keadilan. Kiprah Eggi Sudjana di berbagai bidang membuat namanya terus relevan dalam percakapan publik, baik di ranah politik nasional maupun penegakan hukum.
Profil Eggi Sudjana mencerminkan perjalanan panjang seorang aktivis yang konsisten menyuarakan pandangannya, sekaligus terlibat langsung dalam dinamika demokrasi dan hukum Indonesia. (nsp)