news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kampus UI.
Sumber :
  • Universitas Indonesia

Ketua dan Wakil Ketua BEM UI Diteror Ancaman Pembunuhan, Dikirim Kain Kafan, Gunting Tanaman hingga Topeng Menyeramkan

Ketua dan Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) diteror ancaman pembunuhan. Pelaku menerima paket berisi gunting tanaman, kursi roda, kain kafan, senjata tajam hingga topeng menyeramkan. 
Senin, 19 Januari 2026 - 10:41 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) diteror ancaman pembunuhan. 

Adapun ancaman ini bermacam-macam mulai dari via WhatsApp hingga dikirimkan barang-barang seperti kain kafan gunting tanaman hingga topeng menyeramkan. Hingga saat ini, pengirimnya belum diketahui.

Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan dan Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra baru saja terpilih pada 13 Januari 2026. 

Teror yang didapatkan Ketua BEM UI, yakni berupa pesan. Dia mendapatkan pesan berisi ancaman pembunuhan. 

Tak hanya itu saja, Yatalathof juga diancam untuk mengundurkan diri dari jabatannya. 

Dia menyebut akun WhatsApp miliknya dan anggota keluarga lainnya diretas pelaku. 

“Kakakku sendiri juga kena (retas). Langsung mengirim ke berbagai grup. Kurang lebih isinya terkait ancaman dan foto-foto propaganda untuk mundur, ancam pembunuhan,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).

Fathimah juga mendapatkan teror serupa. Pelaku menyebarkan foto-foto propaganda, ilustrasi horor dan video ancaman ke berbagai grup WhatsApp mulai dari grup keluarga hingga rekan kerja orang tua.

Tak hanya itu saja, Fathimah mengaku dapat kiriman paket yang tidak pernah dipesannya.

Dia mendapatkan kiriman paket itu dengan sistem cash on delivery (COD) atau bayar di tempat. 

Karena sistem pembayarannya COD, Fathimah harus merogoh kocek hingga Rp1,8 untuk melunasi paket yang tidak pernah dipesannya itu. 

Adapun isi paket yang diterimanya antara lain gunting tanaman, kursi roda, kain kafan, senjata tajam hingga topeng menyeramkan. 

“Kalau dari kita sebenarnya justru bingung. Ini kenapa? Ini jelas merugikan kita. Kami juga enggak bisa menebak-nebak ini dari siapa,” kata dia. 

Atas peristiwa ini, keduanya melaporkan pengancaman itu ke Unit Pelaksana Teknis Pengamanan Lingkungan Kampus (UPT PLK) UI.

Terpisah, Direktur Humas, Media, Pemerintah dan Internasional UI Erwin Panigoro mengatakan langkah hukum konkret telah diambil. 

Dia menyebut Tim Advokasi UI dan Kantor Keamanan Kampus (PLK) telah mendampingi mahasiswa untuk melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Depok pada Kamis (15/1/2026) lalu. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:03
04:31
01:12
00:56
05:51
04:43

Viral