- Antara
Meikarta Disiapkan Jadi Rusun Subsidi, Gubernur Jabar KDM Dukung Hunian Terjangkau untuk Warga
Ia menilai, pengembangan hunian vertikal di kawasan strategis seperti Meikarta dapat menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan backlog perumahan di wilayah perkotaan Jawa Barat, khususnya di kawasan penyangga Jakarta.
Pengembang Siapkan 20 Hektare Lahan
Di sisi lain, pihak pengembang Meikarta menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program pemerintah tersebut. Saat ini, pengembang telah menyiapkan dua lokasi lahan dengan total luas sekitar 20 hektare yang berpotensi menampung hingga 100.000 unit rumah susun subsidi.
Rencana pembangunan rusun di kawasan Meikarta ditargetkan mulai berjalan pada April 2026. Proyek ini diharapkan mampu menyediakan hunian vertikal yang layak, terjangkau, serta berkelanjutan bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses rumah di wilayah perkotaan.
Pemerintah menilai, pemanfaatan lahan Meikarta sebagai rusun subsidi tidak hanya menjawab kebutuhan hunian, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut secara produktif dan berpihak kepada masyarakat.
Transformasi Meikarta Jadi Hunian Rakyat
Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengembang ini dipandang sebagai momentum penting untuk mengubah citra Meikarta dari kawasan bermasalah menjadi contoh transformasi pembangunan perumahan rakyat yang berkeadilan.
Dengan pendekatan hunian vertikal yang terintegrasi, pemerintah berharap kawasan Meikarta ke depan dapat menjadi model pengembangan perumahan subsidi di wilayah perkotaan dengan kepadatan tinggi.
Selain itu, percepatan perizinan dan sinkronisasi kebijakan lintas sektor juga dinilai krusial agar proyek rusun subsidi di Meikarta dapat berjalan tepat waktu dan sesuai target. Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat menengah ke bawah.
Jika rencana ini berjalan sesuai jadwal, kawasan Meikarta berpotensi menjadi salah satu pusat hunian vertikal terbesar di Jawa Barat yang menyediakan rumah layak huni dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung agenda nasional dalam pengurangan backlog perumahan. (nsp)