news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto putuskan Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza..
Sumber :
  • Reuters/Jonathan Ernst

DPR Khawatir Uang Iuran Indonesia untuk Dewan Perdamaian Dipakai Israel Serang Gaza

Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal mengingatkan supaya Indonesia tidak lengah setelah bergabung menjadi anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.
Minggu, 1 Februari 2026 - 16:26 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal mengingatkan kepada pemerintah Indonesia untuk tidak lengah setelah bergabung menjadi anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.

Pasalnya, Indonesia harus membayar iuran keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp16,7 triliun.

Rizal khawatir uang iuran tersebut akan digunakan Israel untuk melancarkam serangan ke Gaza, Palestina.

“Saya khawatir uang iuran itu dipakai untuk membunuh warga Gaza dengan dalih melucuti senjata Hamas,” tegas Rizal, Minggu (1/2/2026).

“Padahal Hamas adalah pasukan yang membela rakyat Gaza dari kezaliman Israel,” sambungnya.

Untuk itu, dia mendesak pemerintah Indonesia bersikap tegas dalam forum Dewan Perdamaian Gaza. Politisi PKB ini menyebut pemerintah Indonesia harus lantang mengkritik dan mengutuk aksi Israel. 

“Indonesia tidak boleh terjebak dalam forum perdamaian yang justru dipakai untuk melegitimasi penjajahan dan pembantaian,” tandas Rizal. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan digunakan untuk membayar iuran Board of Peace.

Namun, sampai saat ini belum ada arahan lebih lanjut dari Presiden Prabowo Subianto soal pembayaran iuran tersebut.

"Kita belum diskusikan tapi pada suatu saat nanti presiden akan memberi tugas ke saya. Saya pikir, sebagian besar akan dari anggaran juga kan, dari APBN juga," kata Purbaya, dikutip Kamis (29/1/2026). (saa/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral