- Abdul Gani Siregar
BGN Siapkan Raport Penilaian SPPG, yang Tak Dapat Peringkat Harus Berjuang Agar Dapat Bertahan
Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Program Makan Bergizi Gratis pada 2026. Selain fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, BGN juga akan memperkuat aspek edukasi kepada para penerima manfaat.
“Langkah kita tahun ini akan merujuk pada peningkatan kualitas dan juga penambahan edukasi. Jadi penerima manfaat tidak hanya mendapatkan intervensi pemenuhan gizi, tetapi juga edukasi terkait pemilihan makanan yang sehat,” ujar Dadan.
Dengan pendekatan tersebut, MBG diharapkan tidak hanya berdampak jangka pendek dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga membentuk pola konsumsi sehat yang berkelanjutan di masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Langkah BGN menyiapkan raport penilaian SPPG ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas program nasional tersebut. Di tengah ekspansi layanan yang masif, pemerintah ingin memastikan setiap dapur dan unit pelayanan benar-benar memenuhi standar keamanan pangan, kualitas gizi, serta tata kelola yang transparan.
Arahan langsung Presiden Prabowo dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak mentoleransi penurunan mutu dalam program strategis nasional, terutama yang menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda.
Dengan sistem akreditasi dan gradasi yang tengah disiapkan BGN, ke depan setiap SPPG dituntut tidak hanya mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga mempertahankan kualitas layanan agar tetap dapat bertahan dan berkembang dalam ekosistem Program Makan Bergizi Gratis. (agr/nsp)