Sumber :
- Istimewa
Keluarga Anak SD di NTT Tak Dapat Bansos, Meski Miskin Ekstrem, Istana Perintahkan Polisi Usut
Istana menanggapi tragedi siswa SD mengakhiri hidupnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kamis, 5 Februari 2026 - 05:44 WIB
Seorang siswa SD di Kabupaten Ngada, NTT, mengakhiri hidupnya dengan meninggalkan sepucuk surat untuk ibundanya, inisial MGT (usia 47 tahun).
Dalam surat itu, sebagaimana telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, korban menuliskan:
“Surat buat Mama *
Mama saya pergi dulu
Mama relakan saya pergi
Jangan menangis ya Mama
Tidak perlu Mama menangis dan mencari, atau mencari saya
Selamat tinggal Mama”.
Korban tersebut diketahui tinggal bersama neneknya karena ibundanya, yang merupakan orangtua tunggal, bekerja sebagai petani dan kerja serabutan. Ibunda korban mengurusi lima orang anak, termasuk korban yang telah meninggal dunia. (ant)