- Rawpixel.com
Pria Diduga Dianiaya Akibat Tegur Tetangga Main Drum di Jakarta Barat, Ditabrak Mobil hingga Kepala Ditendang
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pria berinisial D diduga menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya usai menegur lantaran bermain drum di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (7/2/2026).
Insiden penganiayaan ini diunggah dalam akun media sosial Instagram @a*gel*u_ dan @d*rw*n_w*n.
Terlihat terduga pelaku memiting korban. Kemudian sejumlah warga perumahan berupaya melerai aksi terduga pelaku. Setelahnya pelaku berdiri lalu berlari dan menendang kepala korban.
Selain itu, terlihat seorang pria yang menggunakan baju berwarna hitam turut memaki korban.
Adapun tertulis kronologi penganiayaan ini bermula saat pelaku kerap bermain drum. Di sisi lain, korban terganggu dan mencoba menegurnya.
“Jadi si pelaku ini sudah dari tahun lalu suka main drum. Bukan hanya siang, tapi malam juga. Nah, saudara gua ini awalnya sudah sampein keluhan lewat RT guys. Enggak digubris sampai akhirnya saudara gua nyamperin langsung,” tulis keterangan dalam akun tersebut.
Namun, pelaku tak terima, sehingga pelaku langsung menabrakkan mobilnya ke korban. Setelahnya pelaku juga mencekik dan menendang korban.
“Setelah si pelaku datang dengan mobilnya secara sengaja menabrak saudara saya dan suaminya sampai terjungkal. Turun dari mobil si anak langsung mencekik korban dan dilanjut sama bapaknya menendang korban. Bahkan si anak sampai ancam mau bunuh,” jelasnya.
Terkait peristiwa ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan korban telah membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Barat.
"Saat ini korban sudah membuat laporan ke Polrestro Jakarta Barat dan dalam penanganan oleh Sat Reskrim Jakarta Barat," kata Budi, kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
Laporan ini telah teregister dengan Nomor: LP1B/359/I/2026/SPKT/POLRES METRO JAKARTA BARAT/POLDA METRO JAYA Sabtu 07 Februari 2026 sekitar pukul 19.10 WIB.
Atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar dan lebam dibagian leher, kepala bagian belakang, punggung serta luka lecet di tangan dan kaki. (ars/nsi)