- istimewa - istock photo
Kasus Bunuh Diri Anak Disorot, DPR RI Minta Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Mental di Sekolah dan Keluarga
Ia juga mendorong penguatan kapasitas keluarga sebagai lini pertahanan pertama.
Ia menilai keluarga harus dipandang sebagai institusi sosial yang memerlukan dukungan negara, baik melalui edukasi pengasuhan, literasi kesehatan mental, maupun akses layanan konseling keluarga.
“(Diperlukan pula) Pengawasan terhadap ekosistem digital yang memengaruhi psikologis anak. Paparan konten digital tanpa pendampingan dapat membentuk persepsi yang keliru tentang kematian, penderitaan, dan solusi atas tekanan emosional,” kata dia.
Ia juga menilai tragedi tersebut menunjukkan bahwa kerentanan anak tidak selalu berkorelasi dengan kemiskinan ekonomi.
Dalam keluarga yang relatif berkecukupan, menurut Selly, kerentanan emosional tetap dapat terjadi.
Dengan demikian, ia mengingatkan bahwa kesejahteraan anak harus dipahami secara utuh meliputi kesejahteraan psikologis, emosional, dan sosial, bukan semata kesejahteraan material. (ant)