news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi rukyatul hilal menentukan hasil sidang isbat 1 Syawal 1446 H/Hari Raya Idul Fitri 2025.
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Awal Puasa Ramadhan 2026 Berpotensi Berbeda, Cek Prediksi Hilal dari BMKG dan BRIN

Prediksi ini berbeda dengan Muhammadiyah yang telah menetapkan awal Ramadhan pada 18 Februari 2026.
Selasa, 17 Februari 2026 - 08:26 WIB
Reporter:
Editor :

Menurut Thomas, pada saat maghrib 17 Februari 2026 posisi hilal di Asia Tenggara belum memenuhi standar MABIMS yang dipakai pemerintah.

"Fakta astronomi pada saat maghrib 17 Februari 2026 di wilayah Asia Tenggara, posisi hilal belum memenuhi kriteria MABIMS, yaitu kurva kuning, ini tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat geosentrik," kata Thomas.

Dengan kondisi tersebut, BRIN memperkirakan awal Ramadhan jatuh pada 19 Februari 2026. Namun, ia menyebut sebagian organisasi Islam menggunakan kriteria Turki yang memungkinkan 1 Ramadhan ditetapkan pada 18 Februari 2026 karena parameter sudah terpenuhi di wilayah Amerika dan Alaska.

"Jadi, ada potensi perbedaan awal Ramadan, ada yang 18 Februari dan ada yang 19 Februari," ujarnya.

Muhammadiyah sendiri telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah pada 18 Februari 2026 dengan metode hisab hakiki wujudul hilal. Perbedaan ini kerap terjadi setiap tahun karena pemerintah dan NU mengedepankan rukyat atau pengamatan langsung, sedangkan Muhammadiyah berpatokan pada perhitungan astronomi.

Dengan demikian, hasil Sidang Isbat hari ini akan memastikan apakah awal Ramadhan versi pemerintah sejalan atau berbeda dengan ketetapan Muhammadiyah. (nba)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral