- istimewa
Jelang Pengumuman Sidang Isbat, Masjid Istiqlal Siaga Tarawih Malam ini: Siap Tampung 12 Ribu Jemaah
Jakarta, tvOnenews.com — Masjid Istiqlal memastikan seluruh persiapan ibadah Ramadan telah rampung jelang pengumuman hasil sidang isbat penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026) malam.
Jika pemerintah menetapkan 1 Ramadan jatuh esok hari, maka salat tarawih dipastikan bisa langsung digelar malam ini.
Kepastian itu disampaikan Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam. Ia menegaskan kesiapan masjid nasional tersebut sudah menyeluruh, mulai dari teknis ibadah hingga pelayanan jemaah.
“Iya kami sudah siap seandainya malam ini mulai salat tarawih. Persiapan sudah oke semua, petugas, air, sound system, pembersihan, pengamanan dan pembagian takjil sudah oke semua,” ujarnya saat dihubungi tvOnenews.com.
Istiqlal diproyeksikan kembali menjadi pusat konsentrasi umat Islam pada malam pertama Ramadan. Pengelola bahkan telah menghitung kapasitas jemaah yang berpotensi memadati masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.
“Yah jumlahnya seperti salat Jumat sekitar 10 ribu sampai dengan 12 ribuan, untuk parkir sudah aman. Akan tetapi bagusnya diimbau pakai transportasi umum saja,” jelasnya.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama RI pada hari yang sama menggelar sidang isbat penetapan awal Ramadan di Hotel Borobudur, Jakarta. Forum nasional tersebut menjadi rujukan resmi masyarakat Indonesia untuk menentukan awal puasa.
Rangkaian sidang dimulai dengan seminar posisi hilal yang menghadirkan ahli astronomi, pakar falak, serta perwakilan berbagai organisasi keagamaan. Mereka memaparkan hasil perhitungan (hisab) mengenai peluang terlihatnya bulan sabit penanda awal Ramadan.
Setelah pemaparan ilmiah, pemerintah melakukan verifikasi melalui rukyatul hilal atau pemantauan langsung di berbagai titik pengamatan di Indonesia. Metode gabungan antara hisab dan rukyat ini menjadi pendekatan yang dipakai negara agar keputusan memiliki dasar sains sekaligus syariat.
Direktorat Jenderal Bimas Islam menyebut integrasi kedua metode tersebut memastikan keputusan yang diambil dapat menjadi pedoman nasional dan menjaga keseragaman awal ibadah puasa.
Hasil sidang isbat dijadwalkan diumumkan pada malam hari. Jika hilal dinyatakan terlihat, maka jutaan umat Islam di Indonesia akan langsung melaksanakan tarawih, dan Masjid Istiqlal dipastikan menjadi salah satu pusat ibadah terbesar pada malam pertama Ramadan. (agr)