news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto bertolak untuk melakukan kunjungan Kerja ke Washington DC, Amerika Serikat pada Senin, 16 Februari 2026..
Sumber :
  • dok. Setkab

Prabowo Bertemu Trump, DPR Warning soal Diplomasi ke AS: Tarif Dagang Jangan Rugikan Kepentingan Nasional

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menegaskan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat harus menghasilkan kesepakatan konkret.
Selasa, 17 Februari 2026 - 18:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menegaskan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat harus menghasilkan kesepakatan konkret, bukan sekadar simbol diplomasi.

Menurut Dave, pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump langkah yang strategis. Namun tetap harus berpijak pada kepentingan nasional.

“Komisi I DPR RI menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat sebagai momentum strategis untuk memperkuat diplomasi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. Pertemuan bilateral dengan Presiden Donald Trump memiliki arti penting, bukan hanya dalam mempererat hubungan kedua negara, tetapi juga dalam membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan saling menguntungkan,” kata Dave saat dikonfirmasi, Senin (17/2/2026).

Ia menekankan, Komisi I akan mengawal hasil pertemuan tersebut, khususnya di sektor pertahanan, keamanan, dan teknologi.

“Agenda ini diharapkan menghasilkan kesepakatan yang nyata, khususnya di bidang pertahanan, keamanan, serta teknologi yang menjadi ruang lingkup pengawasan Komisi I DPR RI,” ujarnya.

Namun, Dave mengingatkan isu tarif dagang yang selama ini menjadi pembahasan sensitif tidak boleh mengorbankan kedaulatan dan daya saing nasional.

“Sementara itu, terkait isu tarif dagang yang telah lama dibahas, kami menekankan agar setiap perundingan tetap berorientasi pada kepentingan nasional. Aspek ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada posisi Indonesia dalam menjaga kedaulatan dan meningkatkan daya saing internasional,” tegasnya.

Ia berharap diplomasi yang dijalankan benar-benar berlandaskan prinsip kesetaraan, bukan hubungan yang timpang.

“Dengan demikian, kami berharap diplomasi yang dijalankan dapat memastikan kerja sama bilateral berlangsung dengan prinsip kesetaraan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat Indonesia,” katanya.

Dave menambahkan, Komisi I mendukung penuh langkah diplomasi Presiden selama hasilnya konkret dan memperkuat posisi Indonesia di percaturan global.

“Diplomasi yang ditempuh Presiden Prabowo Subianto diharapkan semakin meneguhkan kedudukan Indonesia sebagai negara berdaulat, berpengaruh, dan dihormati dalam percaturan global. Komisi I DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap setiap langkah yang membawa keuntungan nyata bagi bangsa,” tandasnya.

Seperti diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat.

Prabowo dikabarkan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas perundingan tarif dagang kedua negara.

Prabowo dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Senin (16/2/2026).

Dalam Kunjungan ke Amerika Serikat ini, Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo dilepas Wapres Gibran Rakabuming, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kepala BIN Herindra.

Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat serta kerja sama strategis di berbagai bidang.

Prabowo juga dikabarkan akan menandatangani pakta perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) bersama Trump. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral