news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi polisi persiapan patroli..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

SOTR Dilarang di Jakarta! Polisi Sudah Petakan Titik Rawan, Lokasi Penjagaan Bakal Berpindah-pindah

Tim gabungan Polda Metro Jaya akan menggelar patroli setiap hari selama Ramadhan 2026. Hal ini dilakukan guna mencegah adanya kegiatan sahur on the road (SOTR).
Kamis, 19 Februari 2026 - 14:38 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tim gabungan Polda Metro Jaya akan menggelar patroli setiap hari selama bulan Ramadan tahun 2026, di wilayah hukumnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya kegiatan sahur on the road (SOTR).

“Iya (akan patroli gabungan untuk mencegah SOTR). Bukan hanya Polantas, tapi nanti akan ada tim gabungan yang patroli SOTR tiap hari,” kata Kepala Bagian Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Robby Hefados, kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).

Lebih lanjut, Robby menyebutkan, tim yang bergabung dalam patroli ini diantaranya anggota Lantas, Reskrim, Intel, Samapta, Brimob, dan Binmas.

Sementara itu, Robby menerangkan, pihaknya dalam hal ini telah memetaka sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik berlangsungnya SOTR. Nantinya para personel akan berjaga untuk menghindari terjadinya SOTR.

“Tentunya sudah (dipetakan), untuk lokasi pasti sudah di petakan dan di mana lokasinya nanti akan disampaikan oleh Biro Operasional, karena yang mengatur seluruhnya kegiatan Sahur On The Road itu nanti menjadi sebuah kegiatan terpadu yang dilaksanakan bersama-sama. Dan setiap hari pasti lokasinya berpindah-pindah, tidak di satu titik,” jelas Robby. 

Sebelumnya, Tim Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memetakan jam rawan kepadatan lalu lintas saat bulan Ramadhan 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kompol Robby Hefados mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan analisa, khususnya pada pagi hari ketika masyarakat pergi bekerja.

Diprediksikan pergerakan masyarakat pada pagi hari terjadi sekitar pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

“Kemungkinan besar kalau untuk pergerakan masyarakat di bulan puasa khususnya di bulan Ramadan ini nanti kami masih melakukan analisa dan prediksi untuk khususnya di pagi hari tentunya dengan kebijakan pemerintah yang melaksanakan kegiatan WFA termasuk juga kegiatan perkantoran yang dimulai lebih siang,” ucap Roby, kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).

Sementara itu, Roby menerangkan, pergerakan masyarakat pada sore hari diperkirakan terjadi mulai pukul 14.00 WIB. Peningkatan volume kendaraan terjadi saat masyarakat hendak berbuka puasa.

“Untuk sore hari, kemungkinan besar masyarakat kita banyak yang ingin berbuka puasa dengan keluarga maupun family, kemungkinan besar di jam 2 sampai jam 3 sore sudah mengalami peningkatan volume kendaraan yang mengarah ke bekasi maupun ke daerah selatan,” jelas Roby.

“Sehingga kita nanti pada saat bulan puasa tentunya lebih berupaya, lebih cepat dalam proses pengaturan-pengaturan lalu lintas di jalan dan menyesuaikan pergerakan masyarakat,” sambungnya.

Kemudian, pihaknya juga telah memetakan lokasi tempat berkumpulnya masyarakat yang diperkirakan akan menimbulkan kepadatan lalu lintas, yakni di lokasi takjil maupun bazar ramadhan. Pihak kepolisian akan menempatkan sejumlah personel untuk mengatur lalu lintas.

“Betul untuk lokasi takjil ataupun bazar ramadan, kita sudah petakan baik itu di Benhil, biasanya di Benhil ada dan beberapa titik-titik lainnya nah yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas nanti kita pertama sudah terpetakan tempat-tempat takjil tersebut dan kedua kita akan menempatkan personel lalu lintas di area-area tempat takjil tersebut supaya bisa membantu kelancaran arus lalu lintas yang berada di sana,” tutur Roby. (ars/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:53
03:19
03:37
06:06
16:30
07:29

Viral