- ANTARA
Jangan Keliru, Ini Bedanya Harta PPS dan Harta Investasi PPS dalam Sistem Pajak Terbaru
Melalui skema ini, pemerintah tidak hanya memperoleh kepatuhan pajak, tetapi juga mengarahkan likuiditas ke pembangunan ekonomi nasional.
Perbedaan Utama Harta PPS dan Harta Investasi PPS
Secara sederhana, perbedaan keduanya terletak pada perlakuan setelah pengungkapan dilakukan.
Harta PPS adalah seluruh harta yang dilaporkan dalam program PPS tanpa kewajiban untuk diinvestasikan kembali. Setelah membayar pajak final, kewajiban atas harta tersebut dianggap selesai.
Sementara itu, harta investasi PPS adalah harta yang secara khusus ditempatkan pada instrumen investasi tertentu agar mendapatkan insentif tarif pajak lebih rendah.
Artinya:
-
Semua harta investasi PPS pasti merupakan bagian dari harta PPS.
-
Namun, tidak semua harta PPS termasuk harta investasi PPS.
Perbedaan ini penting karena berpengaruh pada perhitungan pajak, masa penempatan dana, serta pengawasan kepatuhan di masa depan.
Peran Coretax dalam Mencatat Harta PPS
Dalam perkembangan terbaru, administrasi perpajakan kini menggunakan sistem digital terintegrasi bernama Coretax yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak.
Melalui sistem ini, seluruh data harta yang diungkapkan dalam PPS langsung menjadi bagian dari profil perpajakan wajib pajak dan terhubung dengan berbagai layanan pajak lainnya.
Data tersebut digunakan untuk:
-
Menjadi referensi pelaporan SPT Tahunan berikutnya
-
Memastikan konsistensi antara penghasilan dan pertumbuhan aset
-
Membantu analisis profil risiko wajib pajak
-
Mengintegrasikan pengawasan secara digital dan otomatis
Dengan sistem yang semakin transparan, perbedaan data antara laporan PPS dan SPT berikutnya dapat memicu klarifikasi dari otoritas pajak. Karena itu, konsistensi pelaporan menjadi hal yang sangat krusial.
Mengapa Pemahaman Ini Penting bagi Wajib Pajak?
Kesalahan memahami klasifikasi harta PPS dan harta investasi PPS dapat berdampak langsung pada kepatuhan pajak. Misalnya, harta yang seharusnya ditempatkan sesuai komitmen investasi tetapi tidak direalisasikan bisa menimbulkan konsekuensi administratif.
Selain itu, integrasi data melalui Coretax membuat setiap perubahan profil kekayaan lebih mudah terdeteksi. Transparansi kini tidak lagi bersifat manual, melainkan berbasis sistem yang saling terhubung.
Karena itu, wajib pajak perlu:
-
Mencatat aset secara lengkap dan akurat
-
Menyamakan data PPS dengan laporan SPT Tahunan
-
Memastikan komitmen investasi dijalankan sesuai ketentuan
-
Melakukan perencanaan pajak secara hati-hati dan terdokumentasi