news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menko Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam acara Inspiradaya 2025 di Jakarta, Selasa (9/12/2025)..
Sumber :
  • Kemenko PM

Cak Imin Pasang Alarm Reformasi! Direksi Baru Didorong Rombak Total BPJS Kesehatan

Menko PM Muhaimin Iskandar dorong direksi baru BPJS Kesehatan lakukan transformasi total, mulai dari pembenahan anggaran, akurasi data PBI, hingga peningkatan layanan peserta.
Senin, 23 Februari 2026 - 14:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menegaskan pergantian jajaran direksi di BPJS Kesehatan bukan sekadar rotasi kepemimpinan, melainkan titik awal transformasi besar dalam tata kelola dan pelayanan jaminan kesehatan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menilai momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun sistem yang lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus mencegah terulangnya persoalan yang sempat muncul dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan.

“Ini semangat baru. Mumpung baru, kita set ulang supaya tidak terulang lagi peristiwa yang pernah terjadi,” ujar Muhaimin di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Momentum Reset Tata Kelola

Menurutnya, dinamika yang sempat menimbulkan kekhawatiran publik telah diselesaikan secara internal. Kini, fokus pemerintah adalah memastikan kepemimpinan baru mampu melakukan pembenahan struktural secara menyeluruh, bukan hanya perbaikan administratif.

Transformasi yang dimaksud mencakup penguatan manajemen, peningkatan kualitas layanan peserta, hingga memastikan sistem pembiayaan berjalan lebih akurat dan berkeadilan.

Muhaimin menekankan bahwa keberhasilan reformasi BPJS Kesehatan sangat bergantung pada desain kebijakan anggaran yang tepat sasaran.

Politik Anggaran Jadi Kunci

Ia menyoroti pentingnya pembenahan skema subsidi Penerima Bantuan Iuran (PBI), yang selama ini menjadi salah satu komponen terbesar dalam pembiayaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ketepatan data penerima subsidi dinilai krusial agar anggaran negara benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjaga keseimbangan keuangan lembaga.

“Kebijakan anggaran harus tepat. Mulai dari subsidi PBI dengan data yang akurat, lalu program yang efektif dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan akurasi data dan desain program yang lebih presisi, pemerintah berharap persoalan defisit yang pernah membayangi BPJS Kesehatan tidak lagi terjadi di masa mendatang.

Gotong Royong sebagai Fondasi Sistem

Muhaimin mengingatkan bahwa BPJS Kesehatan pada dasarnya merupakan sistem gotong royong berskala nasional, di mana seluruh peserta berkontribusi untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi semua warga.

Karena itu, transformasi tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah atau manajemen BPJS semata, tetapi harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat, fasilitas kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ia menyebut rasa kepemilikan publik terhadap program JKN perlu diperkuat agar sistem berjalan lebih disiplin dan berkelanjutan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

41:24
01:28
05:31
02:52
06:55
12:51

Viral