- Tangkapan layar video
Dituding Menganiaya Anak Kandung Suaminya, Ibu Tiri Tak Terima Digoreng Netizen: Kalau Kasihan, Sok Sumbang!
tvOnenews.com - Sebuah potongan video viral di media sosial yang menggambarkan seorang anak terbaring di rumah sakit diduga dianiaya oleh ibu tirinya.
Seorang bocah bernama Nizam Syafei alias NS (12) dinyatakan meninggal dunia di RSUD Jampang Kulon, Sukabumi pada Kamis (19/2/2026).
Video detik-detik Nizam meninggal dunia di rumah sakit pun viral di media sosial. Tubuhnya dipenuhi luka bakar dan luka lebam akibat terkena benda tumpul.
Pengakuan Nizam saat mengatakan dipaksa minum air mendidih oleh ibu tirinya telah menggiring netizen menyudutkan ibu tiri.
Kini ibu tiri, TR (46) berani angkat bicara setelah video tersebut viral di media sosial dan ia merasa disudutkan oleh netizen.
Dalam wawancaranya pada tayangan YouTube Harian Surya, TR mengatakan bahwa dirinya hanya bisa pasrah dengan apa yang ia alami saat ini.
“Kalau saya pasrah saja, Allah yang Maha Tahu. Kalau ini membuat anak saya senang, ya apa boleh buat. Aturan di Indonesia ini kan aturan manusia, bisa diubah, bisa dibuat-buat. Kalau aturan Allah kan tidak,” ungkap ibu tiri Nizam, TR pada tayangan YouTube Harian Surya.
“Mudah-mudahan saja ada keajaiban, mudah-mudahan kebenaran bisa diperlihatkan,” sambungnya.
- Youtube tvOnenews
TR hanya bisa berharap agar masalah ini tidak perlu diperpanjang karena saat ini kondisinya sedang berduka setelah kehilangan Nizam.
“Kalau saya berharap tidak diperpanjang, tidak dipersulit, tidak dipermasalahkan. Toh anak saya sudah hilang, sudah tidak ada. Saya berduka ini,” ujarnya.
Ia mempertanyakan keuntungan apabila dirinya diviralkan.
“Apa dengan adanya autopsi, dengan adanya diviralkan. Apa keuntungan buat saya? Anak tidak bisa hidup lagi. Sekarang dikuburkan dipulasara harus pakai duit. Ada tidak sih yang membantu saya? Kan gitu,” sindir TR.
“Jangan jadi pahlawan kesiangan. Giliran saya tahlil ke Kiai, yang gali kubur, yang namanya tahlil di kampung itu harus pakai uang, saya yang urusin,” lanjutnya menjelaskan.