news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Emak-Emak Viral Usai Minta Proses Pemakaman Dihentikan, Sebut Jenazah Punya Utang Emas 25 Gram.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Bisa Dijadikan Pengingat, Jenazah di Sampang Ditagih Utang Sebelum Dikuburkan, Polisi: Keluarga Siap Menanggung Utang Almarhumah

Peristiwa jenazah di Sampang, Jawa Timur, ditagih utang oleh emak-emak sebelum dikuburkan bisa dijadikan pengingat dan pelajaran. 
Selasa, 3 Maret 2026 - 09:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Peristiwa jenazah di Sampang, Jawa Timur, ditagih utang oleh emak-emak sebelum dikuburkan bisa dijadikan pengingat dan pelajaran. 

Sebelumnya, video emak-emak menagih utang ke “jenazah” ini viral di jagat maya. Namun, ternyata, ada cerita dibalik emak-emak itu melakukan penagihan di sana. 

Dari video yang dilihat pada Selasa (3/3/2026), tampak sejumlah emak-emak hadir di sebuah prosesi pemakaman.

Keranda jenazah dan kain penutup berwarna hijaunya turut tersorot kamera. 

Tampaknya jenazah itu hendak diantar ke tempat peristirahatan terakhirnya dari rumah duka. 

Sebelum diberangkatkan, tiba-tiba emak-emak datang mendekati kiai yang memimpin proses pemakaman tersebut.

Kepada kiai emak-emak itu mengatakan ada yang ingin disampaikannya sebelum jenazah itu diberangkatkan. 

Emak-emak itu menyebut jenazah memiliki utang yang belum lunas. Dia menyampaikannya dalam bahasa daerah. 

"Kiai mohon maaf. Saya ada yang ingin disampaikan. Mohon maaf. Almarhumah ini punya utang. 25 Gram emas, uang Rp15 juta. Diperkirakan Rp215 juta utangnya,” ujarnya.

Setelah itu, dia meminta agar ada pihak yang bertanggungjawab terkait utang almarhumah semasa hidupnya.

"Maaf jangan dikuburkan sebelum ada yang bertanggung jawab, anaknya maupun suaminya maupun saudaranya, maaf jangan dikuburkan meskipun sampai tujuh turunan,” ungkapnya. 

Terpisah, Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko puji Waluyo akhirnya angkat bicara terkait video viral ini.

Dia membenarkan peristiwa dalam video itu terjadi pada Sabtu (28/2/2026) di Desa Ragung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Jenazah diketahui seorang wanita berinisial SM (46). 

Setelah emak-emak itu angkat bicara, kata Eko, pihak keluarga almarhumah bersedia untuk menanggung utang sehingga proses pemakaman bisa dilanjutkan.

"Setelah bermusyawarah, pihak keluarga almarhumah siap menanggung utang almarhumah. Setelah terjadi kesepakatan, almarhumah dimakamkan dengan aman dan lancar," ungkap Eko. (nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
06:19
12:51
01:04
03:54
03:21

Viral