news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho (kedua kanan) memberikan keterangan pers di Command Center KM 29, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/3)..
Sumber :
  • Antara

Waspada Macet Setelah Buka Puasa Hari Ini, Kakorlantas Siapkan Skenario 'One Way' Arus Mudik

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tengah bersiaga penuh mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pemudik yang diprediksi terjadi pada Minggu (15/3) sore. 
Minggu, 15 Maret 2026 - 16:13 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tengah bersiaga penuh mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pemudik yang diprediksi terjadi pada Minggu (15/3) sore. 

Memasuki hari ketiga Operasi Ketupat 2026, pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai skenario manajemen lalu lintas untuk mengurai kepadatan.

Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa potensi peningkatan volume kendaraan kemungkinan besar muncul usai waktu berbuka puasa.

"Kami menunggu kemungkinan setelah buka puasa, ada bangkitan arus. Namun demikian, persiapan daripada skenario manajemen rekayasa lalu lintas sudah siap," terang Irjen Agus saat berada di Command Center KM 29, Kabupaten Bekasi.

Agus menjelaskan bahwa diskresi berupa penerapan sistem one way (satu arah) maupun contraflow (lawan arus) akan diambil berdasarkan data aktual di lapangan, bukan sekadar perkiraan semata. Pihaknya terus memantau situasi secara mendetail melalui berbagai teknologi.

"Karena kami bekerja bukan prediksi, tetapi traffic counting pada saat itu. Secara update akan kami monitor, baik dari CCTV, baik dari radar, termasuk hampir setiap tiga jam kami terbangkan ETLE drone untuk memantau kondisi real time," tegas jenderal bintang dua tersebut.

Secara spesifik, penentuan kapan contraflow dimulai akan merujuk pada radar penghitung kendaraan di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek. Ada indikator angka pasti yang menjadi acuan petugas.

"Apabila satu jam berturut-turut itu 5.500 (kendaraan), otomatis nanti kami akan lapor Bapak Kapolri, akan dilakukan rekayasa lalu lintas contraflow lajur satu. Artinya, tingkat kepadatannya dan tingkat perlambatannya sudah bisa dimonitor," kata Agus.

Ia menambahkan, jika dalam satu jam berikutnya volume kendaraan merangkak naik hingga menyentuh angka 6.400, maka petugas akan meningkatkan rekayasa menjadi contraflow dua lajur.

Selain mengandalkan radar, Korlantas juga menyiagakan ETLE drone untuk mengawasi pergerakan kendaraan dari KM 47 hingga KM 70. Jika terpantau ada stagnasi atau perlambatan yang parah, maka kebijakan one way nasional akan segera diberlakukan secara bertahap.

"Kenapa (lokasi) one way nasional? One way nasional itu dari KM 70 sampai 414 Jawa Tengah. KM 414 ke atas, ke arah Surabaya, itu nanti ada one way lokal yang akan ditentukan oleh Bapak Kapolda atau Dirlantas di Jawa Tengah," pungkasnya. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral