- Pixabay
Elf Rombongan Keluarga Terguling di Majalengka, 3 Tewas dan 18 Luka di Jalur Ekstrem Cingambul
Majalengka, tvOnenews.com - Kecelakaan tunggal melibatkan minibus Isuzu Elf terjadi di Majalengka, Jawa Barat, dan menewaskan tiga orang. Insiden tragis ini terjadi di jalur rawan dengan kondisi jalan menurun dan tikungan tajam.
Kecelakaan Terjadi di Jalur Panjalu–Cikijing
Peristiwa kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Panjalu–Cikijing, tepatnya di wilayah Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 23.05 WIB.
Kendaraan yang terlibat merupakan Isuzu Elf Microbus bernomor polisi Z 7012 CN yang membawa rombongan keluarga.
Kepala Satlantas Polres Majalengka, Pandu Surya Renata, menyampaikan bahwa kecelakaan ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kronologi: Hilang Kendali di Tikungan Tajam
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing.
Jalan Menurun dan Berliku
Saat melintas di kawasan Blok Maniis Tonggoh, kendaraan menghadapi kondisi jalan yang menurun dan memiliki tikungan tajam.
Diduga, pengemudi kehilangan kendali sehingga kendaraan oleng ke sisi kanan jalan.
“Mobil kemudian masuk ke dalam parit dan terguling dengan posisi roda berada di atas,” jelas Pandu.
Kondisi jalan yang ekstrem menjadi salah satu faktor utama dalam kecelakaan tersebut.
Rombongan Keluarga dalam Perjalanan Wisata
Kendaraan tersebut diketahui membawa 21 orang penumpang yang merupakan rombongan keluarga asal Karawang.
Mereka sebelumnya melakukan perjalanan dari wilayah Ciamis dan berencana melanjutkan perjalanan menuju objek wisata Pangandaran.
Namun, perjalanan tersebut berakhir tragis akibat kecelakaan di jalur yang dikenal cukup rawan.
Tiga Orang Meninggal Dunia
Polisi mencatat total korban dalam kecelakaan ini mencapai 21 orang, dengan rincian:
-
3 orang meninggal dunia
-
5 orang luka berat
-
13 orang luka ringan
Identitas Korban
Tiga korban meninggal dunia di antaranya:
-
Hasyim Adnan (pengemudi)
-
Mohamad Ali
-
Nanda
Sementara itu, korban luka berat seperti Desi Fatimah, Entang, dan Nurmala langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Evakuasi Dibantu Warga
Proses evakuasi korban dilakukan oleh petugas kepolisian bersama warga setempat.
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dari kendaraan yang terguling untuk segera mendapatkan pertolongan.
Kondisi kendaraan yang terbalik dengan roda di atas sempat menyulitkan proses penyelamatan, namun upaya bersama berhasil mempercepat penanganan korban.
Polisi Imbau Pengendara Waspada
Pasca kejadian, pihak kepolisian kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur dengan medan berat.
Pengemudi diimbau untuk:
-
Beristirahat jika lelah atau mengantuk
-
Mengurangi kecepatan di jalan menurun dan tikungan
-
Memastikan kondisi kendaraan prima
-
Tidak memaksakan perjalanan dalam kondisi tidak fit
Imbauan ini menjadi penting, mengingat jalur Panjalu–Cikijing dikenal memiliki kontur jalan yang menantang.
Jalur Rawan Kecelakaan
Wilayah Cingambul, khususnya di titik Blok Maniis Tonggoh, kerap menjadi perhatian karena kondisi jalannya yang ekstrem.
Kombinasi antara turunan panjang dan tikungan tajam membuat pengemudi harus ekstra hati-hati saat melintas.
Kecelakaan ini menambah daftar insiden di jalur tersebut, terutama saat arus perjalanan meningkat seperti menjelang dan setelah Lebaran.
Tragedi di Tengah Lonjakan Arus Perjalanan
Kecelakaan ini terjadi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-Lebaran, termasuk perjalanan wisata keluarga.
Lonjakan kendaraan di berbagai jalur, termasuk jalur alternatif, meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diimbangi dengan kewaspadaan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. (ant/nsp)