news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani.
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

Efisiensi Anggaran di Tengah Gejolak Global, DPR Ingatkan Jangan Pangkas Anggaran Pendidikan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani minta pemerintah tidak potong pos pendidikan dalam kebijakan efisiensi anggaran karena akan berdampak serius.
Kamis, 26 Maret 2026 - 15:41 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah tidak memotong pos anggaran pendidikan dalam kebijakan efisiensi anggaran.

Menurutnya, memangkas anggaran pendidikan bukan langkah yang tepat. Sebab, pendidikan menjadi sektor yang harus diprioritaskan sesuai amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Pemangkasan anggaran pendidikan pada dasarnya bukanlah langkah yang ideal, kecuali dilakukan secara sangat selektif dan tidak menyentuh program-program inti,” kata Lalu, Kamis (26/3/2026).

Lalu mengatakan jika anggaran pendidikan dipangkas, maka akan berdampak serius terhadap operasional pendidikan seperti berkurangnya beasiswa, kesejahteraan guru, hingga bantuan operasional sekolah (BOS).

Selain itu, juga berdampak terhadap menurunnya kualitas pembelajaran, kesenjangan akses pendidikan meluas, hingga daya saing Indonesia di tingkat global melemah.

“Risiko yang lebih besar adalah terganggunya pencapaian target pembangunan sumber daya manusia di masa depan,” ungkap Lalu.

Menurutnya, pemerintah bisa mencari cara lain dalam melakukan efisiensi. Yakni dengan memangkas anggaran belanja non-prioritas, seperti perjalanan dinas, kegiatan seremonial, dan program yang tumpang tindih.

Selain itu, mengurangi pemborosan birokrasi dan menambah penerimaan negara.

“Pada prinsipnya, kami tidak menolak efisiensi. Namun, kebijakan tersebut harus dilakukan secara cerdas, terukur, dan tidak mengorbankan masa depan generasi bangsa, khususnya di bidang pendidikan,” pungkas Lalu. (saa/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:36
04:14
01:26
05:42
01:15

Viral