- Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & tvOneNews
Kepada Gubernur KDM, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ceritakan Kronologi Ustaz di Karawang Dikeroyok atas Dugaan Garap Istri Orang
Mereka langsung melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku. Adang kebetulan terekam sedang mengamankan tokoh agama tersebut.
Adang menuturkan, amukan massa sulit dikendalikan. Aksi kekerasan terus terjadi saat terduga pelaku berusaha dilindungi olehnya.
"Langsung mau ngebonceng terduga pelaku. Kebetulan situasi warga sudah ramai, ya seperti di video lah," jelasnya.
Sementara, Babinsa Desa Pisangsambo, Serda Usep Sukendar menjelaskan, kejadian tersebut terjadi di area rumah korban berinisial D (55) di Desa Pisangsambo, Tirtajaya, Karawang.
"Di rumah saudara perempuan, warga Desa Pisangsambo binaan kita di wilayah RT 12, Pak Gub," kata Usep.
Usep membenarkan terduga pelaku sempat diikat oleh massa di pos ronda. Itu terjadi ketika aparat baru mendatangi TKP.
Usep menjelaskan, aparat memastikan laporan tersebut berdasarkan dugaan pencurian. Pihaknya bertanya kepada warga mengenai penyebab aksi kekerasan tersebut.
"Ternyata bukan pencurian, ternyata ada indikasi (dugaan perselingkuhan dan hubungan intim)," imbuhnya.
Kemudian, aparat berhasil mengamankan meski terduga pelaku sudah babak belur. Selepas itu, FT langsung dibawa ke Polsek Tirtajaya dan Mapolres Karawang untuk kebutuhan proses penyelidikan.
Ustaz di Karawang Ngaku Belum Hubungan Intim dengan Istri Orang
Lebih lanjut, Usep menyampaikan fakta terbaru. Berdasarkan hasil keterangan terduga pelaku, Ustaz FT mengakui perbuatannya.
Akan tetapi, kata Usep, terduga pelaku menegaskan dirinya belum melakukan hubungan intim hingga berzina dengan UM.
"Setelah kita bawa ke Polsek sama Polres. Itu (kata terduga pelaku) belum terjadi, cuma mungkin itu sudah informasinya ada hubungan (perselingkuhan dan perzinahan)," bebernya.
Usep mengatakan, kondisi FT saat digerebek warga berada di dalam kamar istri korban. Posisinya terletak di belakang area rumah.
Sementara, Kepala Desa (Kades) tempat tinggal terduga pelaku menjelaskan awal kronologi dugaan perselingkuhan melibatkan Ustaz FT dengan istri korban.
Kata dia, FT mengaku sempat tidak mau berhubungan dengan istri korban. Namun, ia didesak untuk melanjutkan hubungannya.
"Awalnya dia nggak mau. Akhirnya kata si teteh (istri korban), 'ayo A, namanya kita baik-baik awalnya'. Jadi di situlah ada keterpaksaan," tutur sang kades.