- Instagram @amsalsitepu
Terang-terangan Amsal Sitepu Ngaku Sempat Diintimidasi Jaksa di Rutan, Dikirim Brownies Berisi Ancaman
Jakarta, tvOnenews.com - Videografer Amsal Christy Sitepu mengaku sempat mendapat intimidasi dari jaksa saat menjalani proses hukum kasus yang menjeratnya.
Adapun Amsal Sitepu dituduh penggelembungan anggrana (mark-up) pembuatan video untuk 20 desa di Karo, Sumatera Utara.
Jaksa dan auditor menilai Amsal Sitepu menggelembungkan anggaran untuk beberapa jasanya, seperti ide, editing, dan lain-lain.
Amsal mengaku diberikan sebuah brownies berisikan pesan agar dirinya tak terlalu banyak mempublikasikan konten di media sosial.
"Dalam proses hukum yang sedang saya jalani ini saya pernah mendapatkan intimidasi oleh jaksa secara langsung yang memberikan saya sekotak brownies cokelat, dengan pesan, dia ngomong langsung kepada saya di rutan ini, 'udah ikutin aja alurnya. Nggak usah ribut-ribut, tutup konten-konten itu," ucap Amsal saat rapat terbatas bersama Komisi III DPR RI, Senin (30/3/2026).
Namun, Amsal menolak tindakan 'kotor' jaksa tersebut. Ia berharap agar tak ada lagi anak muda di Indonesia yang mendapat intimidasi maupun kriminalisasi.
"Biarkan saya menjadi satu-satunya pekerja ekonomi kreatif yang dikriminalisasi, diintimidasi. Biarkan saya yang terakhir Pimpinan. Saya harus sampaikan ini. Ini adalah suara dari kami semua anak-anak muda yang berani untuk tetap bersuara walaupun mendapat tekanan," tegasnya.
Intimidasi Jaksa tersebut juga masuk dalam pleidoi atau nota pembelaan Amsal dalam persidangan.
"Itu juga saya angkat dalam pleidoi saya pemberian intimidasi lewat pemberian brownies coklat itu. Saya pikir, hukum di dunia ini harus ditegakkan khususnya untuk kami para pekerja ekonomi kreatif," pungkasnya.
Amsal pun menegaskan dirinya akan terus melawan ketidakadilan aparat penegak hukum bagi dirinya. Amsal mengaku tak takut karena ia menilai dirinya tak bersalah.
"Ini adalah suara dari kami semua anak-anak muda yang berani tetap bersuara meski mendapatkan tekanan. Saya bilang tidak, saya akan tetap melawan. Walaupun saya tahu, banyak orang bilang kau akan dibenam, kalau kau melawan kau akan dibenam. Tapi saya bilang saya gak takut, saya nggak salah," imbuhnya. (Rahmat Fatahillah Ilham)