- Istimewa
Teror Air Keras Kembali Terjadi, Lansia di Bekasi Diserang Saat Berangkat Salat Subuh
Jakarta, tvOnenews.com - Aksi teror penyiraman air keras kembali terjadi dan kini menyasar warga sipil. Seorang pria lanjut usia bernama Tri Wibowo menjadi korban dalam insiden brutal di kawasan Bekasi.
Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Bumisani Permai, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (30/3/2026) dini hari, saat korban hendak berangkat ke musala untuk menunaikan salat Subuh.
Diserang Saat Menuju Musala
Berdasarkan keterangan warga dan rekaman CCTV, korban diduga sudah dibuntuti oleh pelaku sebelum serangan terjadi.
Dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor terlihat mengenakan helm tertutup. Mereka mengikuti korban dari belakang sebelum akhirnya menyiramkan cairan yang diduga air keras ke tubuh korban.
Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Dalam rekaman CCTV, korban tampak berjalan terhuyung-huyung, berusaha menahan rasa panas dan kesakitan sambil mengusap tubuhnya.
Luka Bakar Capai 70 Persen
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar serius di hampir seluruh tubuhnya.
Seorang warga setempat, Rahmat, menyebut kondisi korban sangat memprihatinkan.
“Dari foto yang beredar, luka bakarnya hampir seluruh tubuh, sekitar 70 persen,” ujarnya.
Selain itu, warga juga mengaku masih merasakan bau menyengat dari cairan yang digunakan pelaku di lokasi kejadian.
Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar yang cukup parah.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolsek Tambun Selatan, Wuriyanti, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti.
“Sudah kami monitor dan lakukan olah TKP bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi,” ujarnya.
Penyelidikan saat ini masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik serangan tersebut.
Pelaku Diduga Sempat Berkeliling Kompleks
Salah satu warga, Rahmat, mengaku sempat melihat gerak-gerik mencurigakan sebelum kejadian.
Ia melihat dua orang berboncengan dengan sepeda motor matic berwarna putih gading dan mengenakan helm full face hitam berkeliling di dalam kompleks perumahan.