news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakil Bupati Lebak walk out dari acara Halal Bihalal usai disinggung soal Mantan Napi.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Disinggung Soal Mantan Napi, Wakil Bupati Lebak Sentil Etika Berbicara Usai Walk Out dari Acara Halal Bihalal

Acara Halal Bihalal mendadak memanas usai Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, menyinggung Wakil Bupati (Wabup) Lebak, Amir Hamzah, sebagai mantan narapidana
Selasa, 31 Maret 2026 - 23:42 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Acara Halal Bihalal yang dihadiri para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lebak, Banten, mendadak memanas setelah Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, menyinggung Wakil Bupati (Wabup) Lebak, Amir Hamzah, sebagai mantan narapidana.

Suasana tegang itu terjadi dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak di Pendopo Bupati Lebak pada Senin (30/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Hasbi Jayabaya secara terbuka menyebut nama Wakil Bupati Amir Hamzah sebagai mantan narapidana di hadapan seluruh ASN yang hadir.

“Uyuhan bae mantan narapidana geus jadi Wakil Bupati geh, bersyukur,” (beruntung saja mantan narapidana sudah jadi Wakil Bupati, harusnya bersyukur) ungkap Hasbi Jayabaya menyindir Amir Hamzah dalam Bahasa Sunda.

Mendengar pernyataan tersebut, Amir Hamzah bangun dari duduknya dan berniat ingin menegur Bupati tersebut.

Setelah acara, Ia berpendapat bahwa seorang pejabat seharusnya mampu menjaga etika saat menyampaikan pidato di hadapan forum.

“Kita semua jadi pejabat itu harus ada etika dan tata krama ketika kita berpidato. Ini forum kenegaraan. Ada namanya tata kramanya, ada sopan santun politik, ada etika politik,” jelas Wabup Lebak.

Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah
Sumber :
  • Instagram @lebak.kab

Menurutnya, penting bagi pejabat untuk berhati-hati dalam bertutur kata, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

“Kita kan orang-orang berpendidikan, jadi berbicara itu harus lihat situasi, lihat konteks. Kalau sedang Halal Bihalal lebih baik bicaralah tentang persatuan, kerukunan, saling memaafkan, merekatkan yang tadinya jauh menjadi dekat, yang terberai menjadi satu, itu lho,” terangnya.

“Jangan malah berpidato yang mencerai beraikan,” pungkasnya.

Berdasarkan penjelasan kronologi dari Amir Hamzah, Bupati Lebak itu telah menyinggung perasaannya dan dinilai sebagai penghinaan pribadi.

“Pak Bupati itu pidato, dalam pidatonya misalkan panggil saya itu ‘Si Amir’ ke dinas eluh. Mungkin bagi saya itu ketidak sopanan yang masih kita anggap wajar,” ujar Amir Hamzah setelah acara tersebut, pada Senin (30/3/2026).

“Tapi ketika dia menyebut misalnya si Amir mantan narapidana. ‘Uyuhan geus Wakil Bupati geh’ (beruntung jadi Wakil Bupati) itu kan penghinaan pribadi,” sambungnya.

Karena itu, ia bangkit dari kursinya dan menghampiri Bupati yang berusia 41 tahun tersebut dengan tujuan menegur agar dapat melakukan introspeksi diri.

“Makanya saya bangkit dari duduk, mau sampaikan ke Bupati ‘jangan ngomong seperti itu’. Introspeksi maksudnya,” kata Amir.

Namun, langkahnya dihentikan oleh para ASN dan juga istrinya guna mencegah terjadinya konflik dalam acara itu.

Diketahui, Amir Hamzah pernah divonis hukuman penjara selama 3 tahun 5 bulan oleh majelis hakim setelah tersandung kasus yang ditangani KPK terkait suap sengketa Pilkada Kabupaten Lebak tahun 2013.

Dalam perkara tersebut, Amir dinyatakan memberikan suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar.

Meski sempat terjadi ketegangan antara Bupati dan Wakil Bupati Lebak, acara Halal Bihalal tetap dilanjutkan hingga selesai.

(kmr)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
01:53
02:45
01:32
09:34
01:46

Viral