- Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com
Sejumlah Pejabat Hadiri Pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi hingga Duta Besar di Istana Negara
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto akan melantik Hakim Mahkamah Konstitusi, Ombudsman hingga Duta Besar siang ini di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Berdasarkan pantauan tim tvOnenews.com, sejumlah pejabat mulai tampak memadati Kompleks Istana Kepresidenan sejak puk 12.30 WIB.
Para pejabat yang akan dilantik kompak mengenakan setelan jas dengan aksen dasi berwarna biru.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra tampak hadir di lokasi.
- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
“Hari ini kami diundang ke Istana untuk menghadiri pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi, kemudian juga anggota-anggota Ombudsman Republik Indonesia, dan pelantikan beberapa Duta Besar yang baru,” jelas dia.
Menurut Yusril, pelantikan akan berlangsung pada pukul 13.30 WIB.
Selain itu, Anwar Usman yang kabarnya akan pensiun sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi juga tampak hadir.
Dia pun turut memberikan harapan kepada hakim yang nantinya akan menggantikan posisinya.
“Mudah-mudahan membawa hikmah, membawa kebenaran Mahkamah Konstitusi, dan untuk negara tentunya. Bangsa dan negara,” tandas dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyaksikan langsung pengucapan sumpah jabatan hakim konstitusi baru dari unsur Mahkamah Agung (MA) dalam waktu dekat. Prosesi tersebut rencananya digelar di Istana Negara, Jakarta, pada pekan ini.
Pengangkatan hakim baru ini menjadi langkah penting menyusul berakhirnya masa jabatan Anwar Usman yang resmi memasuki usia pensiun per 6 April 2026.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan agenda pelantikan tersebut tengah dipersiapkan dan akan dilaksanakan secepatnya.
“(Pengucapan sumpah) direncanakan secepatnya dalam minggu ini,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dikutip Jumat (10/4/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa Istana telah mengantongi nama-nama calon hakim konstitusi pengganti Anwar Usman yang diajukan oleh Mahkamah Agung. Namun, pemerintah masih menahan pengumuman resmi terkait sosok yang akan mengisi posisi strategis tersebut.
“Sudah (terima). Nanti diumumkan,” katanya.
Dengan segera dilantiknya hakim baru, kekosongan di Mahkamah Konstitusi diharapkan dapat segera terisi, sekaligus memastikan kesinambungan kinerja lembaga penjaga konstitusi tersebut tetap berjalan optimal. (agr/muu)