- tim tvOne
Mentan Andi Amran Kunjungi PT SGN, Percepat Swasembada Pangan Nasional
Surabaya, tvOnenews.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). Kunjungan ini dalam rangka menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan yang digelar di Nusantara Hall PT SGN, Minggu (19/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, khususnya pergulaan, demi mendukung target swasembada pangan nasional. Jawa Timur dipilih sebagai lokasi strategis, mengingat peran vital wilayah ini dalam produksi gula nasional.
Dalam arahannya, Mentan Andi Amran menegaskan bahwa BUMN pangan merupakan motor penggerak utama dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia.
“Bapak Ibu, kenapa kami merasa swasembada telah dicapai itu atas BUMN pangan, PTPN. Kami diberi target oleh Presiden dan diminta laporan secara rutin kepada Bapak Presiden untuk BUMN pangan, karena BUMN pangan yang menjadi motor penggerak,” tegas Mentan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menyampaikan komitmen pihaknya untuk memperkuat peran strategis, khususnya di wilayah Jawa Timur, dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
“PT Sinergi Gula Nusantara berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing industri gula nasional sebagai bagian dari kontribusi nyata BUMN pangan dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia,” ungkap Mahmudi.
Kunjungan ini sekaligus menjadi wadah evaluasi progres program, mencakup peningkatan produktivitas lahan, efisiensi industri, hingga optimalisasi peran holding perkebunan dalam menjaga ketahanan pangan.
Sebagai informasi, PT Sinergi Gula Nusantara yang dikenal dengan Sugar Co merupakan subholding gula di bawah naungan PT Perkebunan Nusantara III. Perusahaan yang didirikan pada 17 Agustus 2021 ini merupakan salah satu dari 88 Proyek Strategis Nasional (PSN).
SGN mengonsolidasikan 36 pabrik gula yang tersebar dari Sumatra, Jawa, hingga Sulawesi, termasuk di wilayah Jawa Timur yang menjadi salah satu penyangga utama produksi. Saat ini, perusahaan terus melakukan restrukturisasi bisnis dan transformasi usaha demi meningkatkan kesejahteraan petani dan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan target swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (gol)