- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Pramono Anung Gaspol Diplomasi Global, Jakarta Bidik Top 50 Kota Dunia 2030 Lewat Kerja Sama Asia
Selain itu, Pramono juga akan tampil sebagai pembicara dalam forum global bergengsi, G-NETS Leaders Summit 2026. Forum ini mempertemukan para pemimpin kota dari berbagai negara untuk membahas isu keberlanjutan, ketahanan iklim, dan masa depan kota global.
Tak hanya itu, agenda di Jepang juga mencakup kuliah umum di Kyoto University serta pertemuan dengan Asian Development Bank guna membuka peluang kerja sama pembiayaan pembangunan kota.
Jakarta Dorong Transformasi Kota Lewat Kolaborasi Global
Dalam pernyataannya, Pramono Anung menegaskan bahwa Jakarta saat ini tengah berada dalam fase transformasi besar sebagai kota metropolitan di Asia Tenggara.
“Jakarta adalah laboratorium hidup transformasi perkotaan di Asia Tenggara. Tantangan seperti banjir, kemacetan, hingga polusi udara bukan menjadi penghambat, melainkan pendorong inovasi,” ujarnya.
Menurut Pramono, kolaborasi lintas kota dan dukungan mitra internasional menjadi kunci dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang layak huni, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Target Ambisius Jakarta Masuk Top 50 Kota Dunia
Melalui rangkaian kunjungan kerja ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mempercepat langkah menuju kota global. Diplomasi kota menjadi strategi utama dalam membuka akses terhadap teknologi, investasi, serta praktik terbaik dari kota-kota maju di dunia.
Dengan memperkuat kerja sama internasional, Jakarta diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.
Langkah Pramono Anung ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Jakarta tidak hanya berfokus pada pembangunan domestik, tetapi juga aktif mengambil peran dalam percaturan kota global menuju 2030. (nsp)