news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ilustrasi TNI.
Sumber :
  • unsplash.com/Sushanta Rokka

DPR Tegas Tolak Penarikan TNI dari UNIFIL, Utut: Komitmen Perdamaian Dunia Tidak Bisa Ditarik

DPR RI menolak wacana penarikan TNI dari UNIFIL. Utut Adianto tegaskan komitmen Indonesia menjaga perdamaian dunia sesuai amanat UUD 1945.
Kamis, 23 April 2026 - 20:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Wacana penarikan pasukan TNI dari misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) mendapat penolakan tegas dari DPR RI. Komisi I DPR menilai langkah tersebut berisiko melemahkan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam misi perdamaian internasional bukan sekadar kebijakan politik, melainkan amanat konstitusi yang harus dijaga.

Komitmen Konstitusi Tak Bisa Dibatalkan

Utut menekankan bahwa peran Indonesia dalam misi perdamaian dunia telah diatur dalam Pembukaan UUD 1945, sehingga tidak dapat ditarik hanya karena dinamika situasi di lapangan.

“Ketika kita sudah berkomitmen, kita tidak boleh menarik diri. Ini bagian dari amanat konstitusi, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, keputusan untuk tetap bertahan dalam misi UNIFIL merupakan bentuk konsistensi Indonesia dalam menjalankan peran strategis di kancah global.

Peran TNI di UNIFIL: Misi Perdamaian, Bukan Perang

Utut juga menegaskan bahwa kehadiran TNI di Lebanon bukan untuk terlibat dalam konflik bersenjata, melainkan menjalankan misi penjaga perdamaian.

UNIFIL sendiri merupakan pasukan sementara yang bertugas menjaga stabilitas di wilayah perbatasan Lebanon selatan, sehingga keterlibatan TNI bersifat non-tempur.

“Kita tidak terlibat perang. UNIFIL adalah kekuatan sementara untuk menjaga perdamaian,” jelasnya.

Selain itu, keberadaan pasukan Indonesia juga dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah, termasuk solidaritas terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Insiden di Lebanon Jadi Evaluasi Serius

Meski menolak penarikan pasukan, DPR tetap mengingatkan pemerintah dan TNI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi di lapangan, terutama setelah insiden yang menimbulkan korban dari pasukan perdamaian.

Seorang tentara asal Perancis dilaporkan tewas, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka akibat serangan di wilayah Lebanon selatan pada Sabtu (18/4/2026).

Serangan tersebut terjadi saat pasukan UNIFIL tengah membuka akses menuju pos yang sempat terisolasi akibat meningkatnya ketegangan di kawasan.

Laporan awal menyebutkan bahwa serangan diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata non-negara yang memiliki keterkaitan dengan Hizbullah.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral