news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mobil Green SM.
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ X @gnocchiq2/Instagram green sm Indonesia

Kecelakaan Maut di Bekasi Timur Renggut 16 Nyawa, DPR Desak Izin Taksi Green SM Dicabut

Insiden yang menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya ini juga memicu desakan keras agar pemerintah bertindak tegas terhadap pihak yang diduga jadi pemicu.
Rabu, 29 April 2026 - 13:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Tragedi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/4) malam, tak hanya menyisakan duka.

Insiden yang menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya ini juga memicu desakan keras agar pemerintah bertindak tegas terhadap pihak yang diduga jadi pemicu.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian menyoroti peran taksi Green SM dalam peristiwa tersebut. Ia bahkan meminta izin operasional perusahaan taksi asal Vietnam itu dicabut.

“Tragedi kecelakaan Kereta yang merenggut 15 nyawa dan melukai puluhan orang lainnya benar-benar memilukan hati kita. InsyaAllah, para korban husnul khotimah dan yang terluka diberi kekuatan,” ujar Kawendra, Rabu (29/4/2026).

Namun, di balik duka itu, Kawendra menegaskan ada persoalan serius yang tidak bisa diabaikan.

Ia mengingatkan, sistem perkeretaapian di Jabodetabek dibangun melalui proses panjang dan tidak boleh runtuh hanya karena kelalaian di luar sistem utama.

“Sebagai pengguna setia Kereta Jabodetabek di era 2006–2010, saya menyaksikan betapa panjang dan sulitnya transformasi yang telah dilakukan oleh PT KAI hingga menjadi seperti sekarang. Namun, dedikasi besar untuk meningkatkan layanan nasional itu tidak boleh dicederai oleh kelalaian pihak eksternal,” ujarnya.

Kawendra kemudian menunjuk langsung taksi Green SM sebagai pemicu awal rangkaian kecelakaan.

Ia menyebut, kendaraan tersebut diduga berhenti di perlintasan rel hingga memicu gangguan perjalanan kereta.

“Setelah mencermati fakta lapangan, saya menyoroti keterlibatan taksi hijau Green SM sebagai pemicu awal. Ini bukan sekadar insiden tunggal, sudah beberapa kali terhenti di perlintasan kereta api dan banyak aduan masyarakat terkait taksi ini,” terang Kawendra.

Tak berhenti di situ, ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret, termasuk evaluasi menyeluruh hingga pencabutan izin operasional.

“Rasanya tidak berlebihan bila kita meminta pemerintah untuk mengevaluasi dan mencabut izin operasional perusahaan taksi asal Vietnam tersebut!” tegasnya.

Dugaan sementara, kecelakaan bermula dari sebuah taksi yang berada di jalur rel. Kondisi ini memicu gangguan perjalanan KRL hingga berujung tabrakan beruntun dengan kereta lain.

Hingga kini, Kementerian Perhubungan bersama pihak terkait masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti. Pemerintah juga dituntut memastikan tragedi serupa tidak kembali terulang.

(rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:54
06:32
01:19
02:05
05:39
08:16

Viral