news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi Panggil Bupati dan Wali Kota Minta Perkektat Perizinan Daycare di Jawa Barat Buntut Kekerasan Anak di Jogja.
Sumber :
  • Istimewa

Dedi Mulyadi Ultimatum Ormas 'Penguasa' Perlintasan Ampera di Bekasi, Minta Polres Segera Ambil Alih: Hari Ini Beres!

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, fasilitas pengamanan di lokasi masih sangat terbatas.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Bekasi Timur, masih menjadi sorotan usai insiden kecelakaan yang melibatkan KRL, taksi Green SM, serta KA Argo Bromo Anggrek beberapa hari lalu. Meski operasional kereta telah kembali normal, situasi di lokasi belum sepenuhnya pulih.

Pantauan dari video yang beredar di media sosial pada Jumat (1/5/2026) menunjukkan masih adanya sejumlah orang yang berjaga di sekitar rel. Mereka tampak mengatur arus kendaraan secara manual di titik perlintasan, menggantikan peran petugas resmi.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, fasilitas pengamanan di lokasi masih sangat terbatas. Tidak tersedia palang pintu otomatis maupun sistem peringatan standar, sehingga pengaturan lalu lintas sangat bergantung pada inisiatif warga di lapangan.

Perlintasan ini sebelumnya menjadi titik awal rangkaian kecelakaan fatal yang menewaskan 16 orang. Minimnya sistem pengamanan diduga menjadi salah satu faktor yang memperparah risiko di lokasi tersebut.

Menanggapi kondisi ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak nonresmi yang menguasai area tersebut. Ia menegaskan bahwa fasilitas publik tidak boleh dikelola oleh kelompok tertentu di luar kewenangan.

"Seluruh jajaran Polres Kota Bekasi segera ambil tindakan hari ini. Ini permintaan saya sebagai Gubernur Jawa Barat. Tidak boleh ada lagi ormas, premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya. Saya pikir, tingkat Polsek saja bisa menyelesaikan," ujar Dedi Mulyadi

Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu juga menekankan pentingnya langkah cepat dalam meningkatkan keselamatan, salah satunya dengan pemasangan palang pintu sebagai solusi jangka pendek sambil menunggu pembangunan infrastruktur permanen.

"Akan dibangun flyover, kalau sudah dibangun flyover baru tidak diperlukan (palang) lagi. Tapi dalam jangka pendek, itu bisa digunakan palang pintu untuk pengamanan. Dalam seminggu ini harus sudah terpasang," kata KDM. 

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan telah mengambil alih pengamanan di dua titik perlintasan, yakni Ampera dan Bulak Kapal. Saat ini, sistem penjagaan masih menggunakan palang manual sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral