- Yose Rizal-Antara
Ustazah "H" Jadi Korban Pembunuhan, Disangka Bawa Banyak Uang di Tasnya Padahal Hanya Ada Rp7 Ribu
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan seorang ustazah berinisial H di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, akhirnya menemukan titik terang.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan motif dua pelaku melancarkan aksinya terhadap ustazah itu akhirnya terbongkar.
"Kedua pelaku menganiaya korban hingga meninggal dunia karena tidak memiliki uang yang digunakan untuk keperluan keluarga," kata Pius, Sabtu (2/5/2026).
Pius membeberkan dua pelaku tersebut berinisial AS dan MFI. Keduanya berhasil diamankan pada Jumat (1/5/2026) sore.
Sementara itu, sehari-harinya H mengajar di pondok pesantren sekaligus menjadi penjaga toko aksesoris.
AS dan MFI lantas mengincar korban yang sering melintas. Bukan tanpa alasan H menjadi incaran. Pasalnya, kedua pelaku sering melihat korban membawa tas hitam. Mereka menduga ada sejumlah uang tunai di dalam tas itu.
"Mereka berpikir di dalam tas itu ada uang. Namun, ternyata korban tidak pernah membawa uang tunai karena selalu bertransaksi melalui aplikasi. Uang yang ada di tas hanya sebesar Rp7.000," jelasnya.
Pius mengungkapkan pembunuhan terjadi setelah pelaku memukul korban menggunakan balok kayu hingga tidak sadarkan diri.
Setelah itu, korban dibekap dan diikat hingga akhirnya meninggal dunia pada Selasa (28/4/2026).
Setelah korban meninggal dunia, kedua pelaku mengambil barang milik korban, yakno sepeda motor dan HP yang diperkirakan mencapai Rp9 juta.
Hingga pada akhirnya jasad korban ditemukan warga pada Rabu (29/4/2026) malam.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan diatur dalam Pasal 458, Pasal 459 dan Pasal 479 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati. (ant/nsi)