- Kemendagri
Cerdas Saja Tidak Cukup! Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Harus Adaptif Hadapi Kompleksitas
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memaparkan inovasi daerahnya dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah SITI HAWA LARI (Sistem Integrasi Ternak Itik di Lahan Rawa dan Lahan Kering).
"Di sini lah masyarakat kami mintakan kepada Bupati dan Walikota untuk paling utama menyiapkan memberikan bantuan kepada masyarakat untuk pembesaran dari pada itik tersebut. Ternyata cukup bagus untuk menambah pendapatan dari pada masyarakat yang ada di kalsel.” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Bupati Sukamara H. Masduki menjelaskan berbagai langkah konkret dalam mengendalikan inflasi di daerahnya, antara lain melalui inspeksi pasar, gerakan pangan murah bekerja sama dengan BULOG, operasi pasar LPG, subsidi BBM bagi nelayan, hingga penyaluran bantuan langsung tunai.
"Upaya pengendalian inflasi yang kami lakukan juga diperkuat melalui Gerakan Tanam Cepat Panen, Bantuan Petani dan Nelayan hingga penyaluran BLT hingga pasar murah bersubsidi," terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyoroti upaya penurunan pengangguran melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program yang dijalankan mencakup pelatihan keterampilan, pemagangan, sertifikasi tenaga kerja, penyediaan akses kerja, serta pembentukan forum komunikasi antara lembaga pelatihan dan industri.
"Kami punya Perda yang menjelaskan pemberi kerja wajib memperkerjakan tenaga kerja asli orang Bontang paling sedikit 75 persen, ini salah satu yang mendongkrak (penurunan) angka pengangguran di Kota Bontang," pungkasnya. (rpi)