- Antara
Sidak SPPG dan Jenguk para Siswa, APPMBGI Dorong Evaluasi dan Penguatan Standar Keamanan MBG
“Kita harus memastikan bahwa seluruh proses benar-benar dijalankan sesuai standar, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, distribusi, hingga makanan diterima siswa. Rantai pasok dari hulu ke hilir harus dicermati secara detail dan disiplin,” tegasnya.
Menurut dia, lemahnya pengawasan distribusi dan pengendalian kualitas makanan bisa menjadi titik rawan dalam program berskala besar seperti MBG.
Sebagai langkah evaluasi, APPMBGI mengaku akan mempercepat sertifikasi dapur MBG, memperkuat pelatihan keamanan pangan bagi penjamah makanan, hingga mengoptimalkan fungsi MBG Command and Control Centre untuk pengawasan distribusi dan deteksi dini risiko.
Tak hanya itu, organisasi tersebut juga mendorong audit dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rantai pasok pangan agar kasus serupa tidak kembali terulang.
“Kejadian ini harus menjadi bahan refleksi bersama. Kita tidak boleh berhenti pada rasa prihatin saja, tetapi juga harus bergerak melakukan pembenahan dan penguatan sistem secara nyata,” kata Rivai.
Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat terhadap Program MBG hanya bisa dijaga jika seluruh pihak terbuka melakukan evaluasi dan disiplin menjalankan standar keamanan pangan.
“Dengan keterbukaan, evaluasi yang jujur, penguatan SOP, serta pengawasan rantai pasok yang lebih ketat, Program MBG dapat terus diperbaiki dan menjadi program yang benar-benar memberi manfaat besar bagi anak-anak Indonesia,” tandasnya. (rpi)