- Gemini Generated AI
Kemenkes Perketat Bandara dan Pelabuhan, 51 Balai Karantina Disiagakan Cegah Hantavirus Masuk Indonesia
“Contohnya untuk negara-negara tertentu yang sudah apa namanya sudah diidentifikasi ya kita lakukan cek ya suhu tubuh melalui dengan thermal scanner ya,” katanya.
Selain pemeriksaan suhu tubuh, pemerintah kini mengandalkan sistem digital untuk mendeteksi dini gejala penyakit pada penumpang internasional. Seluruh pelaku perjalanan diwajibkan mengisi data kesehatan melalui sistem barcode digital sebelum masuk Indonesia.
“Kemudian jika ada gejala kan itu ngisi kan orang-orang mau masuk Indonesia kan ada All Indonesia ya, Bapak Ibu dulu kan kita itu pakai kertas-kertas ya yang diisikan sekarang itu sudah pakai barcode digital. Dan itu pentingnya itu betul-betul kita mengisi dan apa namanya memasukkan data,” ujar Andi.
Menurutnya, sistem tersebut akan otomatis memberikan peringatan apabila ditemukan indikasi gejala tertentu seperti demam atau batuk berat.
“Jadi misalkan di situ pasien itu demam ya atau ada batuk begitu, ya batuk yang yang parah begitu kan tentunya, itu bisa terdeteksi daripada sistem tersebut. Dan itu proses alert untuk Indonesia,” katanya.
Andi menegaskan pelaku perjalanan yang terindikasi memiliki gejala penyakit menular akan langsung dirujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk pemerintah untuk penanganan lebih lanjut.
“Dan jika kalau memang ada kecenderungan-kecenderungan tersebut itu dirujuk pada rumah sakit-rumah sakit yang ditunjuk,” tuturnya. (agr/nsp)