news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Detik-detik Juri Indri Bungkam Josepha dan Guru Pendamping di Lomba Cerdas Cermat MPR: Guru Tidak Berhak

Baru-baru ini mencuat terkait kabar detik-detik juri Indri Wahyuni bungkam Josepha Alexandra sebagai peserta Lomba Cerdas Cermat dan guru pendampingnya juga
Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tak hanya terkait gugatan ke PN Jakpus saja yang viral di media social dari kasus Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Namun, terkait kabar detik-detik juri Indri Wahyuni bungkam Josepha Alexandra sebagai peserta lomba tersebut dan guru pendampingnya juga viral serta menuai komentar netizen di media sosial.

Momen ini berawal, ketika  Josepha Alexandra sebagai peserta, protes dan guru pandamping dari SMAN 1 Pontianak terhadap juri dan insiden ini terjadi usai mendengar keputusan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam video yang beredar, seorang guru di kursi penonton mengangkat tangan. 

Ia hendak protes atas keputusan juri yang menyatakan jawaban anak didiknya salah.

Sang guru juga sempat dihampiri seseorang. Diduga guru pendamping diminta untuk tidak bereaksi atas ketegangan yang terjadi di arena lomba.

Baru setelahnya, terdengar suara Indri Wahyuni, salah satu juri lomba tersebut. Ia menyatakan guru tak berhak melayangkan protes.

"Ibu mohon maaf, yang berhak menampilkan atau memprotes itu peserta. Guru pendamping tidak berhak, dan keputusan dewan juri bersifat final dan mengikat serta tidak dapat diganggu gugat," beber Indri Wahyuni dalam video yang dibagikan akun Rumpi Gosip, dikutip Rabu, (13/5/2026).

Sontak potongan video ini lagi-lagi memantik respons netizen. Di kolom komentar, hampir semua menghujat sang juri.

Sebelumnya diberitakan, usai viralnya kasus Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp salah satu juri LCC, Indri Wahyuni, yang viral di media sosial dan media massa.

Pasalnya, statusnya di WhatsApp dinilai bernada provokatif dan juri Indri Wahyuni menjadi buah bibir lantaran reaksinya yang dianggap tidak menunjukkan penyesalan. 

Status WhatsApp-nya yang tersebar luas di media sosial, terutama setelah dibagikan ulang oleh akun X @ethadisaputra pada Rabu (13/5/2026), memicu kegeraman warganet.

Dalam unggahannya, Indri secara gigih membela keputusannya yang memenangkan SMAN 1 Sambas atas SMAN 1 Pontianak. Ia menilai publik terlalu fokus pada satu sekolah dan mengabaikan fakta lapangan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:54
04:43
03:53
02:15
05:05
04:06

Viral