- YouTube/MPRGOID
SMAN 1 Pontianak Pilih Mundur dari LCC Ulang, Pastikan Ikut Lagi: Sampai Jumpa di 2027!
Polemik itu membuat Ketua MPR RI Ahmad Muzani akhirnya memutuskan final lomba diulang dan menggunakan juri independen dari unsur akademisi serta dinas pendidikan.
“Sampai Jumpa di 2027” Jadi Sorotan
Di tengah keputusan untuk tidak mengikuti final ulang, pernyataan penutup dari SMAN 1 Pontianak justru menjadi perhatian besar publik.
Kalimat “Sampai jumpa di LCC 4 Pilar 2027” dianggap sebagai sinyal bahwa sekolah tersebut belum menyerah dan akan kembali bertanding di ajang berikutnya.
Banyak warganet menilai kalimat tersebut menunjukkan sikap elegan sekaligus optimistis setelah polemik panjang yang terjadi.
Tidak sedikit pula yang memberikan dukungan kepada Josepha Alexandra alias Ocha dan tim SMAN 1 Pontianak agar kembali tampil lebih kuat di tahun mendatang.
Tegaskan Hanya Ingin Klarifikasi
Dalam pernyataan resminya, pihak sekolah juga kembali menegaskan bahwa sejak awal mereka tidak pernah berniat membatalkan hasil lomba.
Menurut Indang, langkah protes yang dilakukan peserta hanya bertujuan mendapatkan kejelasan terkait proses penilaian.
“SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,” ujarnya.
Pihak sekolah juga meminta semua pihak menjaga iklim pendidikan tetap kondusif dan tidak memperpanjang kegaduhan yang terjadi.
Publik Tunggu Kiprah SMAN 1 Pontianak di 2027
Keputusan SMAN 1 Pontianak untuk mundur dari final ulang namun memastikan comeback di 2027 kini menjadi perbincangan luas.
Publik pun mulai menantikan kiprah sekolah tersebut di ajang LCC 4 Pilar mendatang, terutama setelah nama mereka menjadi perhatian nasional akibat polemik penjurian yang viral.
Dengan dukungan besar dari masyarakat dan alumni, SMAN 1 Pontianak diprediksi tetap menjadi salah satu sekolah yang paling disorot pada gelaran LCC 4 Pilar tahun berikutnya. (nsp)