news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Pemprov Jabar

Pesan Dedi Mulyadi ke Masyarakat dan Pemerintah Daerah: Urus Lembur, Kota Ditata, Setelah Itu Ada Hikmah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menitipkan pesan khusus kepada masyarakat dan pemerintah daerah di provinsi yang dipimpinnya. 
Rabu, 20 Mei 2026 - 09:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menitipkan pesan khusus kepada masyarakat dan pemerintah daerah di provinsi yang dipimpinnya. 

Pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini mengingatkan mereka untuk tidak terburu-buru mengejar kuantitas tingkat kunjungan wisatawan, melainkan harus mengedepankan kualitas penataan kawasan ke arah yang lebih tertata dan ramah lingkungan.

"Yang paling utama kita jangan dulu berpikir wisata, jangan dulu berpikir orang berkunjung. Satu saja, kita urus lembur kita, kota ditata. Sudah saja itu dulu. Nanti setelah itu nanti ada hikmah," ujar KDM lewat keterangannya, Selasa (20/5/2026).

Adapun hal ini disinggung Dedi Mulyadi usai mengembalikan Mahkota Binokasih kepada pihak Keraton Sumedang Larang setelah diarak dalam rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda ke sembilan kota/kabupaten di Jawa Barat.

Menurut KDM, Kirab Budaya Tatar Sunda bukan sekadar ritual adat, tapi juga memberikan dampak konkret pada peningkatan perputaran roda perekonomian masyarakat setempat.

"Coba lihat hotel-hotel penuh, orang yang berkunjung ke Jawa Barat makin meningkat dan beberapa daerah mulai nampak bersih," ujarnya. 

Dia berharap seluruh daerah di Jawa Barat dapat terstimulasi untuk menjadi jauh lebih baik terutama dari sisi pengelolaan kebersihan kawasan hingga penataan estetika lingkungan pascapelaksanaan kirab monumental ini.

KDM lantas memberikan contoh, yakni penataan lingkungan keraton-keraton di Cirebon yang saat ini dinilai kurang mendapat ruang terbuka akibat terkepung oleh menjamurnya bangunan-bangunan baru yang tidak selaras dengan arsitektur cagar budaya.

Ke depannya, sambung dia, seluruh bangunan yang ada di sekitar keraton itu harus selaras sehingga akan melahirkan gelombang publik untuk datang berkunjung. (ant/nsi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
04:27
01:43
04:26
03:22
05:14

Viral