news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

5 Jurnalis Indonesia Diculik Israel di Laut Gaza, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania dan Turki

Di tengah minimnya akses komunikasi, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kini menggandeng Yordania dan Turki untuk melacak kondisi para WNI tersebut.
Rabu, 20 Mei 2026 - 09:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah Indonesia bergerak cepat merespons dugaan penculikan lima warga negara Indonesia (WNI) oleh pasukan Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.

Di tengah minimnya akses komunikasi, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kini menggandeng Yordania dan Turki untuk melacak kondisi para WNI tersebut.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan, komunikasi dengan para WNI yang ditahan masih sangat terbatas. Karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik langsung dengan Israel, pemerintah terpaksa mengandalkan koordinasi dengan negara-negara sahabat yang memiliki akses lebih dekat ke wilayah konflik.

“Komunikasi dengan teman-teman Kemlu di Yordania dan Turki untuk memastikan kondisi dari rekan-rekan kita yang di-intercept dan ditahan oleh Israel. Sejauh ini informasi yang kita terima itu masih sulit karena komunikasi yang terbatas,” kata Sugiono di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Insiden ini terjadi setelah armada Global Sumud Flotilla dilaporkan diserang Israel di perairan internasional sekitar 250 mil laut dari Gaza pada Senin (18/5/2026).

Misi tersebut diketahui membawa bantuan kemanusiaan dan simbol solidaritas internasional bagi warga Palestina di Jalur Gaza.

Lima WNI yang berada dalam rombongan itu terdiri dari empat jurnalis dan satu aktivis kemanusiaan. Mereka adalah Andi Angga Prasadewa, Bambang Noroyono dari Republika, Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo, serta Rahendro Herubowo dari GPCI-iNewsTV, Berita1, dan CNN.

Sugiono menegaskan pemerintah Indonesia mengapresiasi keberanian dan semangat solidaritas para peserta Global Sumud Flotilla yang berupaya menembus blokade kemanusiaan menuju Gaza.

“Kami mengapresiasi semangat dari rekan-rekan yang tergabung dalam Global Summud Flotilla karena ini juga mencerminkan satu keinginan untuk menciptakan situasi yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di Palestina, di Gaza pada khususnya,” ujarnya.

“Dan ini merupakan semangat yang saya kira perlu diapresiasi. Kita berharap kondisi mereka baik-baik saja,” lanjut Sugiono.

Pemerintah Indonesia kini terus memperluas jalur koordinasi internasional untuk memastikan keselamatan kelima WNI tersebut. Sugiono menyebut RI meminta bantuan negara-negara yang sebelumnya juga mengalami kasus serupa terhadap warganya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
04:27
01:43
04:26
03:22
05:14

Viral