news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Danantara..
Sumber :
  • Antara

Danantara Tak Akan Putus Kontrak Lama Ekspor Batu Bara dan CPO, Rosan: Semua Tetap Dihormati

Danantara memastikan kontrak lama ekspor batu bara dan CPO tetap dihormati meski kini ditunjuk Prabowo sebagai pintu ekspor SDA strategis.
Kamis, 21 Mei 2026 - 15:43 WIB
Reporter:
Editor :

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani juga memastikan pemerintah tidak akan memutus kontrak jangka panjang yang sudah disepakati sebelumnya.

“Enggak (putus kontrak), kan pokoknya kita akan menghormati semua kontrak yang ada,” kata Rosan.

Namun demikian, pemerintah tetap akan melakukan evaluasi terhadap kontrak yang dinilai tidak sesuai harga pasar global atau terindikasi praktik under invoicing.

Menurut Rosan, banyak kontrak jangka panjang komoditas tidak menetapkan harga final di awal perjanjian, melainkan mengikuti perkembangan harga saat pengiriman dilakukan.

“Tapi yang kita lihat kan, biarpun mereka kontrak jangka panjang, tetapi penentuan harganya itu kan tidak ditentukan pada saat itu,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah akan meninjau kontrak apabila ditemukan harga transaksi berada jauh di bawah indeks pasar dunia.

“Kalau kita lihat ada indikasi penjualan under invoicing, ya tentunya kita akan melakukan evaluasi mengenai kontrak itu,” tambah Rosan.

Batu Bara dan CPO Jadi Sorotan Pemerintah

Sektor batu bara dan CPO menjadi perhatian utama pemerintah dalam kebijakan baru tata kelola ekspor SDA.

Selama ini kedua komoditas tersebut menjadi penyumbang devisa terbesar Indonesia, namun pemerintah menilai masih terdapat celah praktik perdagangan yang membuat negara kehilangan potensi pendapatan.

Melalui sistem ekspor terintegrasi lewat Danantara, pemerintah berharap posisi tawar Indonesia di pasar global bisa semakin kuat sekaligus memperbaiki transparansi perdagangan komoditas nasional.

Bahlil Pastikan Ada Masa Transisi

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga memastikan aturan baru ekspor SDA tidak akan langsung mengubah skema ekspor batu bara yang saat ini masih berjalan hingga akhir 2026.

“Tidak ada (yang perlu dikhawatirkan). Pasti kan ada kontrak mereka yang sudah satu tahun sekarang kan. Jalan saja,” ujar Bahlil.

Ia menegaskan penerapan PP Tata Kelola Ekspor SDA akan dilakukan secara bertahap melalui masa transisi.

Menurut Bahlil, perusahaan eksportir nantinya akan mulai melakukan konsolidasi dan rekonsiliasi transaksi dengan BUMN yang ditunjuk pemerintah.

“Itu bukan berarti mulai sekarang langsung jual ke Danantara,” katanya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:13
02:51
02:55
04:48
01:22
02:24

Viral