- Kolase tangkapan layar YouTube Pengacara Toni & Instagram/@indramayuinfo
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol
Indramayu, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan satu keluarga melibatkan Haji Sahroni dan empat anggota keluarganya di Paoman, Indramayu memunculkan fakta terbaru.
Dalam hasil sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu, Rabu (20/5/2026), terdakwa Priyo Bagus Setiawan mengungkap beberapa fakta terbaru terkait Ririn Priyanto, terdakwa 1 pembunuhan satu keluarga di Indramayu pada Kamis (28/8/2025).
Sebaliknya, pihak Ririn Rifanto juga mengungkapkan fakta terbaru terkait kesaksian Priyo hingga kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
- Tangkapan layar tvOne
1. Ririn Rifanto Punya Panggilan 'Bos'
Dalam kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mulanya bertanya kepada Priyo. Sebab, terdakwa 2 tersebut menyebut Ririn Rifanto dengan panggilan "Bos".
Priyo pun menjawab dalam persidangan. Ia membenarkan bahwa Ririn Rifanto mempunyai sebutan tersebut di lingkungan pertemanannya.
"Dipanggilnya Bos Irin," ungkap Priyo dikutip, Jumat (22/5/2026).
Diketahui, berdasarkan cerita dari Citra, kakak Priyo dalam podcast YouTube Dedi Mulyadi, Priyo dan Ririn tinggal di satu perumahan yang sama, tepatnya di Perumahan Pepabri, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.
Dalam sidang lanjutan itu, Priyo memaparkan anak muda di sana mempunyai kebiasaan saat memanggil Ririn. Mereka kerap menyebut terdakwa 1 tersebut dengan sebutan "Bos".
"Dia suka dipanggil Bos, padahal pengangguran, enggak kerja, di rumah saja," tutur Priyo.
Terkait awal mula pertemanannya, terdakwa 2 tersebut menjelaskan dirinya bisa mengenal Ririn terjadi sekitar lima tahun lalu. Kala itu, ia sering gabung nongkrong bersama teman-temannya di kediaman Ririn.
Kebiasaan itulah membuat hubungan pertemanan antara Priyo dan Ririn semakin dekat. Kendati demikian, ia hingga kini mengaku tak mengenali karakter dan kepribadian Ririn.
2. Kerap Diminta Bantu Urusan Ririn Rifanto
Kemudian, Priyo menjelaskan perbandingan antara dirinya dan teman-temannya saat berhubungan dengan Ririn. Ia mengaku dirinya paling sering diminta tolong ketimbang teman lainnya.
Ia mengatakan, dirinya tidak memahami kenapa bisa diminta membantu segala urusan Ririn. Contoh sederhananya mengenai rencana pembunuhan yang menewaskan Haji Sahroni (75), Budi Awaludin (45), Euis (40), Ratu (7), dan bayi berusia 8 bulan.
"Saya awalnya enggak tahu ternyata mau ada pembunuhan," katanya.