- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya
Lanjut, KDM masih berpikir terkait hasil dari pengakuan Titi. Ia meyakini mantan istri dan anak-anaknya mencari keberadaan Aman Yani yang sudah menghilang sejak hampir 10 tahun lalu.
Perpisahan Aman Yani dengan mantan istrinya juga bukan karena pertengkaran, melainkan akibat pensiunan perbankan tersebut menghilang secara misterius.
Mantan Bupati Purwakarta ini sedang berusaha menghadirkan pihak keluarga Aman Yani. Hal itu sebagai wujud memenuhi permintaan dari publik untuk menuntaskan kasus tersebut.
"Semoga bisa bertemu dan kita bisa mendengar penjelasan apa yang terjadi dan siapa pun pasti memiliki kepekaan dan rasa terhadap hilangnya mantan suami, hilangnya seorang ayah bagi anak-anaknya. Pasti anak-anaknya penasaran dong ayahnya di mana dan kenapa," ucapnya.
Kemudian, ia juga berharap kasus ini benar-benar selesai. Menurutnya, kasus ini sangat sadis dan kejam karena satu keluarga ditemukan dalam satu gundukan tanah di area rumahnya.
"Semoga masalah ini segera terungkap secara terbuka dan setiap peristiwa pasti ada hikmahnya," harap dia.
Soal Ririn Rifanto Ungkap 4 Nama Pelaku Lain
- Kolase tangkapan layar YouTube Pengacara Toni & Instagram/@indramayuinfo
Kemudian, Dedi Mulyadi menyinggung fakta dari hasil persidangan bulan lalu. Ririn Rifanto saat itu mengungkap ada nama Aman Yani, Joko, Hardi, dan Yoga sebagai pelaku kasus ini.
KDM justru bersyukur dari pernyataan itu semakin membuka tabir kasus pembunuhan yang menimpa Haji Sahroni (75), Budi Awaludin (45), Euis (40), R (7), dan bayi berusia 8 bulan.
"Dengan ucapan itu, kita terbuka bisa mendalami kasusnya Aman Yani. Saya meyakini tidak ada kesulitan yang bisa diatasi mana kala pikiran jernih, hati kita ikhlas untuk mengungkapkan apa itu apa adanya," yakin KDM.
Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu Versi Priyo
Diketahui, kasus ini menyeret dua nama yang ditetapkan sebagai terdakwa, yakni Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan. Namun, Priyo mengaku dirinya bukan pembunuh keluarga Haji Sahroni, melainkan hanya bantu menguburkan jenazah korban.
Priyo menyebut pelaku utama kasus pembunuhan ini adalah Ririn. Terkait empat nama yang disebutkan hanya bersifat karangan yang dibuat oleh terdakwa 1.