news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemprov DKI Pastikan Seluruh Hewan Kurban di Jakarta Bebas Penyakit Antraks hingga PMK.
Sumber :
  • tvOnenews - syifa

Pemprov DKI Pastikan Seluruh Hewan Kurban di Jakarta Bebas Penyakit Antraks hingga PMK

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh hewan kurban yang masuk ke Jakarta bebas dari berbagai penyakit.
Selasa, 26 Mei 2026 - 15:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh hewan kurban yang masuk ke Jakarta bebas dari berbagai penyakit.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, dalam konferensi pers di Perumda Dharma Jaya, Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026).

“Kita melaksanakan koordinasi dengan provinsi pemasok hewan yang masuk ke Jakarta. Jadi kita pastikan semua hewan yang masuk ke Jakarta itu bebas dari penyakit-penyakit,” ujar Hasudungan.

“Khususnya penyakit yang bersifat zoonosis atau dapat menular kepada manusia atau yang biasa kita kenal dengan penyakit antraks, penyakit mulut dan kuku, penyakit orf ataupun penyakit-penyakit lainnya,” tambahnya.

Dia menjelaskan seluruh hewan kurban yang masuk ke Jakarta untuk kebutuhan Hari Raya Iduladha 2026 sudah melalui pemeriksaan petugas kesehatan hewan.

Selain itu, pihaknya juga turut mengawasi terkait pengendalian limbah di lokasi penjualan maupun pemotongan hewan kurban.

Hasudungan menambahkan Dinas KPKP DKI Jakarta telah mengambil sampel darah hewan kurban di seluruh lokasi penjualan hewan kurban. Hal ini untuk memastikan bahwa hewan ternak tersebut aman dari penyakit.

“Kita pastikan secara laboratorium sebanyak 458 sampel darah yang kita periksa itu bebas dari penyakit antraks,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Dinas KPKP DKI juga melakukan pengambilan sampel tanah di sejumlah lokasi penjualan hewan kurban untuk pemeriksaan.

“Itu juga bebas dari penyakit antraks karena penyakit antraks itu sangat berbahaya sekali dan bisa membahayakan kesehatan ataupun mengganggu kesehatan kita,” tandas Hasudungan. (saa/aag)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:13
01:30
05:01
01:06
05:53
07:09

Viral