news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM), Evan mantan pegawai korban pembunuhan satu keluarga Indramayu, dan pengacara terdakwa Ririn Rifanto, Toni RM.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Rabu, 27 Mei 2026 - 04:31 WIB
Reporter:
Editor :

Ia justru mempertanyakan apakah Evan menyadari kejanggalan dari pesan tersebut. Namun, mantan anak buah Budi tersebut tidak ingin ambil pusing dan hanya mengklarifikasi menjadi korban difitnah oleh pelaku pembunuhan keluarga Haji Sahroni.

"Tapi saya melihat dari fakta-fakta persidangan ada kejanggalan bahwa itu adalah Budi kan, tapi apa pun itu saya tidak menyalahkan Evan, mungkin SDM berbeda ya Pak Gubernur," jelasnya.

"Saya melihatnya maksudnya ada orang lain yang menggerakkan," sambungnya.

Kejadian ini bermula saat peristiwa pembunuhan di lokasi kejadian, tepatnya di rumah korban di Jalan Siliwangi 52, Paoman, Indramayu, Jawa Barat.

Berdasarkan versi Ririn, peristiwa sadis menewaskan Haji Sahroni (75), Budi Awaludin (45), Euis (40), RK (7), dan B berusia 8 bulan terjadi saat Hadi, Yoga, Prio, dan Aman Yani berada di lokasi.

Mereka melakukan aksinya untuk menghabisi lima korban. Selepas itu, Aman Yani, Hadi, dan Yoga pergi yang membuat Priyo sendirian berada di lokasi kejadian.

"Kemudian, tidak lama Joko sama Ririn datang. Ririn bertanya kepada Priyo, 'Kok sepi, Budi di mana?', Priyo menutupi karena sudah dijanjikan uang Rp100 juta," bebernya.

Di momen ini, Joko mengaku telah mendapat pesan WhatsApp dari Budi. Alasannya karena korban sedang pergi bersama Aman Yani lantaran ada urusan bisnis.

"Ririn WA Aman Yani, 'Om, di mana?', saya tanya, 'berapa kali Rin kamu WA?', 'ada sampai enam kali tapi ceklis satu' karena sebelumnya pergi pas balik lagi sudah enggak ada," tuturnya.

Ririn merasa belum percaya sepenuhnya kepada Joko. Hal ini membuat terdakwa coba mengaku sebagai saudara korban.

Ririn pun tidak menyangka sidik jarinya terdeteksi setelah memegang barang di lokasi tersebut. Hal itu mendorong Toni RM mengulik isi pesan WhatsApp milik kliennya.

Namun, kata Toni RM, upaya tersebut berakhir gagal karena sudah dihapus oleh pihak berwenang. Ia menyayangkan yang padahal isi pesan tersebut bisa menjadi bukti bahwa Ririn tidak bersalah.

Awal Mula Evan Dituduh sebagai Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu

Evan curhat kepada Dedi Mulyadi soal dikambinghitamkan pembunuh Haji Sahroni dan keluarga
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Sebelumnya, nama Evan sempat mencuri perhatian publik. Mantan karyawan korban harus berhadapan dengan situasi mencekam seusai kasus pembunuhan menimpa mantan bosnya viral di media sosial.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:36
04:36
05:49
03:15
02:13
01:30

Viral